Gayatri Putri News – 28 September 2026 | Banjarmasin menjadi saksi aksi kolaboratif aparat kepolisian dalam upaya menjaga kebersihan lingkungan. Pada Minggu pagi, 27 September 2026, sejumlah personel kepolisian dari Polresta Banjarmasin menggelar kegiatan bersih-bersih sungai di kawasan Kelurahan Pemurus Dalam, Kecamatan Banjarmasin Selatan. Kegiatan ini merupakan bagian dari dukungan terhadap Gerakan Indonesia ASRI yang digagas pemerintah pusat, sekaligus menindaklanjuti arahan Walikota Banjarmasin, H Muhammad Yamin HR, dan Kapolresta Banjarmasin, Kombes Pol Riza Muttaqin.
Personel gabungan yang terlibat dalam aksi ini meliputi Satuan Polairud, Satuan Samapta, dan Polsek Banjarmasin Selatan. Mereka tidak bekerja sendiri, melainkan dibantu oleh Dinas Lingkungan Hidup Kota Banjarmasin. Semangat gotong royong terlihat jelas ketika seluruh tim bahu-membahu membersihkan aliran sungai yang melintasi wilayah tersebut. Titik pusat kegiatan berada di fasilitas umum samping Langgar Darul Muhajirin, Jalan Bengkirai RT 13, Kelurahan Pemurus Dalam.
Aksi bersih-bersih ini dipimpin langsung oleh Kasat Polairud Polresta Banjarmasin, Kompol Dading Kalbu Adie, bersama Kapolsek Banjarmasin Selatan, Kompol Christugus Lirens. Keduanya turun ke lapangan untuk memastikan kegiatan berjalan lancar dan memberikan contoh nyata kepada masyarakat akan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan, khususnya sungai yang menjadi salah satu ikon Kota Seribu Sungai ini.
Tujuan dan Harapan dari Kegiatan Bersih-Bersih Sungai
Kompol Dading Kalbu Adie menjelaskan bahwa kegiatan ini memiliki beberapa tujuan utama. Pertama, menjaga aliran sungai tetap bersih sehingga dapat mencegah potensi banjir yang kerap mengancam wilayah Banjarmasin, terutama saat musim penghujan tiba. Kedua, menumbuhkan kesadaran kolektif di tengah masyarakat akan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan sekitar.
“Kami berharap kegiatan ini tidak hanya menjadi seremonial semata, tetapi mampu menggugah kesadaran warga untuk tidak membuang sampah sembarangan ke sungai. Sungai yang bersih adalah tanggung jawab kita bersama,” ujar Dading dalam keterangannya.
Selain itu, aksi ini juga menjadi wujud nyata sinergi antara kepolisian, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam mendukung program Indonesia ASRI. Program ini menitikberatkan pada upaya menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, dan lestari melalui kolaborasi berbagai pihak.
Rangkaian Kegiatan dan Partisipasi Masyarakat
Kegiatan yang dimulai sejak pagi hari ini melibatkan berbagai elemen. Berikut adalah rangkaian kegiatan yang dilakukan:
- Pembersihan sampah dan sedimen di aliran sungai Pemurus Dalam.
- Pengangkutan sampah hasil pembersihan ke tempat pembuangan sementara.
- Edukasi kepada warga sekitar tentang pentingnya menjaga kebersihan sungai.
- Koordinasi dengan Dinas Lingkungan Hidup untuk pengelolaan limbah yang terkumpul.
Meskipun tidak disebutkan secara rinci jumlah personel yang terlibat, kegiatan ini berjalan dengan lancar dan mendapat respons positif dari warga setempat. Beberapa warga bahkan turut serta membantu proses pembersihan, menunjukkan bahwa kesadaran masyarakat mulai tumbuh.
Dukungan Terhadap Program Indonesia ASRI
Gerakan Indonesia ASRI merupakan program nasional yang bertujuan untuk mewujudkan lingkungan yang asri, sehat, dan berkelanjutan. Melalui kegiatan seperti ini, Polresta Banjarmasin berupaya memberikan kontribusi nyata dalam mencapai target tersebut. Diharapkan, aksi serupa dapat terus dilakukan secara rutin di berbagai wilayah lain, sehingga manfaatnya dapat dirasakan lebih luas.
Dengan terjaganya kebersihan sungai, tidak hanya banjir yang dapat dicegah, tetapi juga kualitas hidup masyarakat akan meningkat. Sungai yang bersih juga dapat menjadi daya tarik wisata dan sumber penghidupan bagi warga sekitar. Oleh karena itu, partisipasi aktif dari semua pihak sangat diperlukan untuk menjaga keberlanjutan program ini.
Ke depan, Polresta Banjarmasin berkomitmen untuk terus mendukung program-program lingkungan yang sejalan dengan visi Indonesia ASRI. Sinergi antara aparat keamanan, pemerintah daerah, dan masyarakat menjadi kunci utama dalam menciptakan lingkungan yang lebih baik.
Menyampaikan apa yang harus disampaikan






