Gonçalo Ramos Jadi Pahlawan, Portugal Tekuk Norwegia 2-1 Tanpa Cristiano Ronaldo

Avatar Rizky

by

Published

Last update

3 menit

Read Time

Gonçalo Ramos Jadi Pahlawan, Portugal Tekuk Norwegia 2-1 Tanpa Cristiano Ronaldo

Foto: Istimewa

Gayatri Putri News – 28 September 2026 | Pertandingan sengit tersaji di Ullevaal Stadion, Oslo, ketika Portugal berhasil menaklukkan tuan rumah Norwegia dengan skor tipis 2-1 dalam lanjutan UEFA Nations League. Kemenangan ini terasa istimewa karena diraih tanpa kehadiran ikon mereka, Cristiano Ronaldo, yang harus menyaksikan rekan-rekannya berjuang dari bangku cadangan sepanjang pertandingan.

Gonçalo Ramos Mencuri Perhatian

Nama Gonçalo Ramos menjadi sorotan utama dalam laga ini. Penyerang yang kini memperkuat AC Milan tersebut tampil sebagai penentu kemenangan Portugal. Setelah João Félix membuka keunggulan Portugal pada babak pertama, Norwegia sempat menyamakan kedudukan melalui gol Erling Haaland di menit ke-52. Namun, hanya berselang tiga menit kemudian, Ramos memanfaatkan kesalahan fatal dari kiper Norwegia, Örjan Nyland.

Nyland yang mencoba mengirim bola dari gawangnya justru memberikan umpan langsung kepada Ramos. Tanpa ragu, Ramos melepaskan tembakan cungkil yang indah untuk menaklukkan kiper dan membawa Portugal kembali unggul 2-1. Ramos hampir menambah gol keduanya setelahnya, namun upayanya dianulir karena offside.

Drama Bangku Cadangan Cristiano Ronaldo

Keputusan pelatih Jorge Jesus untuk tidak memainkan Cristiano Ronaldo menjadi topik hangat setelah pertandingan. Ini merupakan momen langka, karena terakhir kali Ronaldo absen bermain dalam pertandingan resmi adalah pada 15 Juni 2008, atau sekitar 6.678 hari yang lalu, saat Portugal menghadapi Swiss di Euro 2008.

Jorge Jesus menjelaskan bahwa keputusan tersebut diambil bukan karena Ronaldo cedera. “Bahkan saya sudah berjanji kepadanya bahwa dia akan masuk pada 30 menit terakhir, tetapi pertandingan tidak membutuhkannya. Gonçalo Ramos bermain sangat baik, mencetak gol, dan satu golnya dianulir. Saya merasa itu bukan momen yang tepat untuk menggantinya,” ujar Jorge Jesus dalam konferensi pers usai laga.

Pelatih asal Portugal itu menambahkan bahwa kondisi pertandingan yang menuntut keseimbangan membuatnya memilih pemain lain untuk menjaga hasil. Meski begitu, ia mengisyaratkan Ronaldo kemungkinan akan kembali diturunkan pada pertandingan berikutnya melawan Denmark.

Jalannya Pertandingan

Portugal sebenarnya tampil dominan sejak awal. João Félix membuka skor setelah Nuno Mendes melakukan penetrasi dari sisi kiri dan memberikan bola kepada Pedro Neto, yang kemudian mengirim umpan matang kepada Félix untuk diselesaikan dengan tembakan rendah ke sudut gawang.

Norwegia tidak tinggal diam. Serangan bertubi-tubi yang dipimpin oleh Antonio Nusa, Martin Ødegaard, dan Erling Haaland terus mengancam. Kiper Portugal, Diogo Costa, tampil gemilang dengan beberapa penyelamatan penting untuk menjaga keunggulan timnya hingga turun minum.

Pada akhirnya, Haaland berhasil mencetak gol ke-22-nya di ajang Nations League setelah memanfaatkan kemelut yang berawal dari tendangan bebas Ødegaard. Gol tersebut sempat membangkitkan semangat tuan rumah, namun kesalahan Nyland menghancurkan harapan Norwegia untuk meraih poin.

Dampak pada Klasemen

Kemenangan ini membuat Portugal memuncaki Grup D dengan raihan poin penuh dari dua pertandingan, setelah sebelumnya mengalahkan Wales 1-0. Sementara itu, Norwegia harus puas berada di posisi kedua dan menelan kekalahan pertama mereka di kandang sendiri setelah 14 pertandingan tak terkalahkan.

Kemenangan ini juga menunjukkan kedalaman skuad Portugal yang tidak lagi bergantung sepenuhnya pada Cristiano Ronaldo. Generasi baru seperti Gonçalo Ramos, João Félix, dan Nuno Mendes membuktikan bahwa mereka mampu membawa Portugal bersaing di level tertinggi.

Dengan performa impresif yang ditunjukkan oleh Gonçalo Ramos, pertanyaan besar kini muncul: apakah Jorge Jesus akan tetap mengandalkan Ramos sebagai starter dan membiarkan Ronaldo menjadi pilihan kedua? Yang jelas, kemenangan di Oslo menjadi bukti bahwa Portugal memiliki kualitas untuk bersaing tanpa bergantung pada satu nama besar. Laga melawan Denmark nanti akan menjadi ujian berikutnya bagi strategi Jorge Jesus dalam mengelola megabintang dan talenta muda di skuadnya.