Erling Haaland Cetak Gol ke-65, tapi Blunder Fatal Orjan Nyland Bikin Norwegia Tumbang 1-2 dari Portugal

Avatar Rizky

by

Published

Last update

4 menit

Read Time

Erling Haaland Cetak Gol ke-65, tapi Blunder Fatal Orjan Nyland Bikin Norwegia Tumbang 1-2 dari Portugal

Foto: Istimewa

Gayatri Putri News – 28 September 2026 | Duel sengit antara Norwegia dan Portugal di Ullevaal Stadium, Oslo, pada matchday kedua Grup D UEFA Nations League, Senin (28/9/2026) dini hari WIB, berakhir dengan kemenangan 2-1 untuk tim tamu. Laga yang dipromosikan sebagai pertemuan dua penyerang paling mematikan di dunia ini justru diwarnai drama blunder fatal yang merusak penampilan gemilang Erling Haaland.

Publik tuan rumah sempat dibuat bergemuruh ketika Haaland mencetak gol penyeimbang pada menit ke-51, memanfaatkan kemelut dari situasi bola tendangan bebas yang ditepis kiper Diogo Costa. Gol tersebut memperpanjang rekor luar biasa sang penyerang Manchester City, yang kini telah mencetak gol dalam 16 dari 17 penampilan kompetitif terakhirnya bersama tim nasional Norwegia, dengan total 65 gol hanya dalam 57 penampilan.

Portugal Unggul Lebih Dulu Lewat Joao Felix

Tanpa kehadiran kapten Cristiano Ronaldo yang harus menghangatkan bangku cadangan dan Bruno Fernandes yang absen akibat cedera, Portugal tetap tampil agresif. Joao Neves, yang merayakan ulang tahunnya yang ke-22, nyaris membuka skor pada menit ke-13 melalui sundulan yang melayang tipis di atas mistar gawang.

Keunggulan Portugal akhirnya tercipta pada menit ke-17. Joao Felix menerima umpan tarik dari Pedro Neto dan dengan tenang melepaskan bola sepakan rendah yang meluncur ke dalam gawang Norwegia. Gol tersebut menjadi modal berharga bagi tim asuhan Jorge Jesus untuk menguasai jalannya pertandingan.

Norwegia berusaha keras menyamakan kedudukan sebelum jeda. Peluang emas muncul ketika Diogo Costa hanya bisa menepis tembakan tepat ke jalur Haaland, namun upaya penyerang berusia 26 tahun itu digagalkan oleh blok tekel meluncur sensasional dari rekan setimnya di Manchester City, Ruben Dias. Bek Portugal itu menjatuhkan diri di depan bola untuk menjaga keunggulan timnya.

Blunder Orjan Nyland Menghancurkan Momentum

Kegembiraan di Oslo hanya berlangsung singkat. Hanya tiga menit setelah gol penyeimbang Haaland, kiper veteran Norwegia, Orjan Nyland, melakukan kesalahan horor yang berbuah fatal. Ia mencoba mengalirkan umpan rutin dari lini belakang, tetapi justru memberikan bola langsung kepada Goncalo Ramos.

Penyerang AC Milan itu tidak menyia-nyiakan kesempatan, menunjukkan ketenangan luar biasa untuk mencungkil bola melewati kiper yang sudah mati langkah dan masuk ke gawang kosong. Gol tersebut menjadi gol internasional ke-12 bagi Ramos sekaligus memastikan kemenangan 2-1 untuk Portugal.

Duel Antargenerasi yang Tidak Sesuai Ekspektasi

Laga ini sejatinya dinantikan sebagai pertarungan antargenerasi antara Cristiano Ronaldo dan Erling Haaland. Ronaldo, yang kini berusia 41 tahun, terus mengejar ambisi mencetak gol ke-1000 sepanjang karier profesionalnya, dengan koleksi 146 gol internasional dari 234 penampilan. Sementara Haaland, yang baru berusia 26 tahun, telah mengoleksi 64 gol hanya dalam 56 pertandingan bersama tim nasional Norwegia sebelum laga ini.

Namun, keputusan pelatih Jorge Jesus untuk merotasi pemain setelah kemenangan tipis 1-0 atas Wales membuat Ronaldo harus memulai laga dari bangku cadangan. Meski demikian, kehadiran mantan bintang Real Madrid tersebut tetap memicu kegilaan massal setibanya rombongan tim di ibu kota Norwegia. Media lokal melaporkan bahwa pihak kepolisian dan petugas keamanan setempat harus bekerja ekstra keras untuk mengendalikan ribuan penggemar yang memadati area luar hotel serta fasilitas latihan tim nasional Portugal.

Pengamat sepak bola setempat, Kristoffer Lokberg, mengakui bahwa daya tarik global milik Ronaldo masih belum tertandingi, bahkan di tanah kelahiran Haaland sekalipun. Ia menyebut Ronaldo sebagai fenomena yang diidolakan banyak anak muda di Norwegia.

Solbakken Lindungi Haaland dari Badai Media

Di luar urusan taktik, pelatih Norwegia Stale Solbakken mengambil langkah tegas untuk melindungi Haaland dari sorotan media. Striker tajam itu batal hadir pada menit-menit akhir dari konferensi pers yang sudah dijadwalkan, ketika dampak dari investigasi Premier League terhadap Manchester City terus mendominasi tajuk berita.

Manchester City dilaporkan telah dinyatakan bersalah atas 114 pelanggaran regulasi keuangan, termasuk informasi keuangan yang tidak akurat dan kegagalan untuk bekerja sama. Solbakken khawatir Haaland akan menghadapi interogasi serupa seperti yang dialami Rodri, sehingga ia memutuskan bahwa diam adalah kebijakan terbaik untuk menjaga ritme gol sang penyerang bagi tim nasional.

“Tentu saja itu karena kami ingin fokus dan memberinya kondisi terbaik agar bisa berkonsentrasi pada pertandingan. Anda semua tahu apa topiknya selama 24 jam terakhir. Itu tidak ada hubungannya dengan Nations League,” jelas Solbakken.

Sang pelatih menegaskan bahwa tanggung jawab utama Haaland selama jeda internasional adalah mencetak gol, bukan bertindak sebagai juru bicara untuk keputusan eksekutif klubnya. Ia juga menyatakan keyakinan penuh terhadap ketangguhan mental sang pemain, seraya menambahkan bahwa gangguan dari penyelidikan Premier League tidak boleh merembes ke kamp tim nasional.

Dampak pada Klasemen dan Agenda Selanjutnya

Kemenangan ini membuat Portugal mempertahankan start sempurna mereka di kampanye Nations League, sekaligus mengakhiri rentetan panjang tak terkalahkan Norwegia di kandang secara tiba-tiba. Hasil ini menjadi pukulan telak bagi tim tuan rumah yang tampil dominan di babak pertama namun gagal mengubah peluang menjadi gol.

Bagi Haaland, laga ini tetap menjadi penegasan kualitasnya sebagai salah satu penyerang paling produktif di dunia. Namun, blunder Nyland menjadi pengingat pahit bahwa sepak bola adalah permainan tim, di mana satu kesalahan kecil bisa menghancurkan kerja keras seluruh skuad.

Portugal selanjutnya akan menghadapi tantangan berat untuk mempertahankan posisi puncak klasemen grup, sementara Norwegia harus bangkit dan memperbaiki konsistensi pertahanan mereka jika ingin tetap bersaing di kompetisi ini. Duel antara Ronaldo dan Haaland mungkin belum sepenuhnya tersaji di lapangan, tetapi drama yang terjadi di Ullevaal Stadium telah memberikan cerita tersendiri yang akan dikenang lama oleh para penggemar sepak bola.