Gayatri Putri News – 28 September 2026 | Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, menjadi saksi pertarungan sengit antara Vietnam dan Filipina pada laga pembuka Grup B Divisi 1 FIFA ASEAN Cup 2026, Sabtu (26/9/2026). The Golden Star Warriors keluar sebagai pemenang dengan skor tipis 1-0 berkat gol tunggal Nguyen Dinh Bac pada menit ke-25.
Gol tersebut lahir dari skema serangan cepat yang memanfaatkan umpan silang Lee Williams Minh Hoang. Winger berusia 22 tahun itu dengan tenang menyelesaikan peluang di depan gawang Filipina, memastikan tiga poin pertama bagi Vietnam di turnamen ini.
Jalannya Pertandingan yang Ketat
Pelatih Vietnam, Kim Sang-sik, mengakui bahwa pertandingan melawan Filipina berjalan jauh dari mudah. Menurutnya, kedua tim tampil agresif dan saling menekan sejak menit awal.
“Bagi Filipina maupun Vietnam, pertandingan hari ini cukup berat bagi kedua tim. Namun, tim Vietnam sedikit lebih beruntung sehingga bisa meraih kemenangan hari ini,” kata Kim Sang-sik dalam konferensi pers pascapertandingan.
Meski mengantongi tiga poin, pelatih asal Korea Selatan itu meminta anak asuhnya untuk tidak larut dalam euforia. Ia menegaskan bahwa fokus harus segera dialihkan ke pertandingan berikutnya yang jauh lebih menantang.
Thailand Pesta Gol, Puncak Klasemen Berubah
Di pertandingan lain pada hari yang sama, Thailand tampil perkasa dengan menghancurkan Pakistan 4-0. Teerasak Poeiphimai memborong dua gol, disusul Jude Sounsup-Bell, serta satu gol bunuh diri pemain Pakistan, Haris Zeb.
Kemenangan tersebut membuat Thailand langsung memimpin klasemen sementara Grup B dengan tiga poin dan selisih gol yang jauh lebih baik dibanding Vietnam. Sementara itu, Filipina harus puas berada di peringkat ketiga tanpa poin, dan Pakistan terpuruk di dasar klasemen.
Berikut posisi sementara Grup B FIFA ASEAN Cup 2026:
| Posisi | Tim | Poin | Selisih Gol |
|---|---|---|---|
| 1 | Thailand | 3 | +4 |
| 2 | Vietnam | 3 | +1 |
| 3 | Filipina | 0 | -1 |
| 4 | Pakistan | 0 | -4 |
Vietnam Waspadai Ketajaman Lini Serang Thailand
Pascakemenangan atas Filipina, Vietnam langsung mengalihkan fokus ke laga kedua melawan Thailand yang dijadwalkan berlangsung di Stadion Si Jalak Harupat, Selasa (29/9/2026). Duel ini menjadi pertandingan krusial karena kedua tim sama-sama membawa modal kemenangan.
Melihat hasil impresif Thailand yang melibas Pakistan dengan empat gol tanpa balas, Kim Sang-sik menegaskan bahwa anak asuhnya wajib mewaspadai lini serang Thailand yang tajam. Ia menyebut persiapan menghadapi laga kedua harus dilakukan dengan lebih baik demi meraih hasil positif lainnya.
“Tentu saja, saya harus mempersiapkan pertandingan kedua dengan lebih baik dan berusaha membawa hasil positif lainnya,” terangnya.
Bagi Filipina, kekalahan tipis dari Vietnam menjadi pukulan tersendiri. Mereka harus segera bangkit jika ingin menjaga peluang lolos dari fase grup, mengingat persaingan di Grup B sudah terbentuk sejak pertandingan pertama.
Persaingan yang Semakin Panas
Hasil laga pembuka ini mempertegas bahwa Grup B akan berjalan ketat. Thailand dan Vietnam sama-sama mengoleksi tiga poin, sedangkan Filipina dan Pakistan belum memperoleh angka. Duel Thailand kontra Vietnam pada pertandingan kedua akan sangat menentukan arah persaingan di puncak klasemen.
Kemenangan Vietnam atas Filipina juga menunjukkan bahwa tim asuhan Kim Sang-sik memiliki mental bertanding yang kuat, meski harus bekerja keras untuk memecah kebuntuan. Sementara itu, Filipina membuktikan diri bukan lawan yang mudah ditaklukkan, meski pada akhirnya harus mengakui keunggulan lawan.
Dengan jadwal padat dan persaingan yang semakin panas, FIFA ASEAN Cup 2026 menjanjikan drama hingga pertandingan terakhir. Vietnam telah mengambil langkah awal yang tepat, tetapi ujian sesungguhnya baru akan datang saat mereka berhadapan dengan Thailand, sang pemuncak klasemen sementara.
Kemenangan tipis atas Filipina menjadi modal berharga bagi Vietnam, namun kewaspadaan tetap menjadi kunci. Jika mampu meredam ketajaman lini serang Thailand, peluang Vietnam untuk mengamankan posisi di puncak grup tetap terbuka lebar. Sebaliknya, Filipina harus segera berbenah agar tidak semakin tertinggal dalam persaingan menuju babak berikutnya.
Menyampaikan apa yang harus disampaikan






