Perolehan Medali Asian Games 2026: Indonesia Pecah Telur Emas, Kini Kumpulkan 22 Medali

Avatar Rizky

by

Published

Last update

4 menit

Read Time

Perolehan Medali Asian Games 2026: Indonesia Pecah Telur Emas, Kini Kumpulkan 22 Medali

Foto: Istimewa

Gayatri Putri News – 25 September 2026 | Kontingen Indonesia akhirnya memecah kebuntuan di ajang Asian Games 2026. Setelah melalui penantian panjang selama 28 tahun, tim bulu tangkis putra sukses mempersembahkan medali emas pertama bagi Merah Putih melalui kemenangan dramatis atas China dengan skor 3-2 pada partai final beregu putra yang digelar di Jepang, Kamis (24/9/2026) malam WIB.

Kemenangan tersebut terasa istimewa karena Indonesia sempat berada di tepi jurang kekalahan. Tunggal pertama Jonatan Christie harus mengakui keunggulan Shi Yu Qi dengan skor 13-21 dan 18-21 akibat sejumlah kesalahan sendiri. Pasangan Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri juga menelan kekalahan sehingga Indonesia tertinggal 0-2 dan berada dalam posisi terdesak.

Namun, semangat juang para pemain muda Indonesia bangkit. Moh. Zaki Ubaidillah alias Ubed tampil sebagai pahlawan penentu dengan mengalahkan Weng Hong Yang di partai kelima, memastikan Indonesia berbalik unggul 3-2 dan mengunci emas perdana kontingen Merah Putih di Asian Games 2026.

Tambahan Medali dari Berbagai Cabang

Perolehan medali Asian Games 2026 milik Indonesia terus bertambah dari hari ke hari. Pada hari yang sama dengan keberhasilan bulu tangkis, Indonesia menambah satu medali perak dari cabang olahraga menembak yang dipimpin Muhamad Iqbal Raia Prabowo di Aichi Pref. General Shooting Galery.

Sehari berselang, tepatnya Jumat (25/9/2026), sepak takraw putri Indonesia menyumbangkan medali perunggu setelah mengalahkan Jepang 2-0 di Nagoya City Mizuho Park Gymnasium, Prefektur Aichi. Tambahan perunggu ini memperbesar koleksi medali Tim Indonesia menjadi satu emas, empat perak, dan 16 perunggu, atau total 21 keping.

Tak berhenti di situ, kabar baik kembali datang dari cabang balap sepeda gunung. Atlet asal Lumajang, Jawa Timur, Feri Yudoyono, berhasil mengamankan podium ketiga pada nomor men’s cross country di Obata Ryokuchi Park. Ia hanya terpaut 26 detik dari peraih emas asal China, Yuan Jinwei, yang menyelesaikan balapan dengan waktu satu jam 25 menit 15 detik.

Dengan tambahan tersebut, cabang balap sepeda gunung Indonesia kini telah menyumbangkan dua medali di Asian Games 2026. Hingga Jumat pukul 13.45 WIB, kontingen Indonesia telah mengantongi 22 total medali, yang terdiri dari satu emas, empat perak, dan 17 perunggu.

Posisi Indonesia di Klasemen Sementara

Berdasarkan data klasemen sementara perolehan medali Asian Games 2026, Indonesia berada di peringkat 18 dengan total 22 medali. Posisi ini membuat Merah Putih mulai mendekati Malaysia dan terus menjaga peluang untuk naik ke peringkat yang lebih tinggi.

Di puncak klasemen, China masih mendominasi dengan total 130 medali, terdiri dari 80 emas, 30 perak, dan 20 perunggu. Dominasi ini menunjukkan kekuatan China sebagai tuan rumah sekaligus raksasa olahraga Asia yang sulit dibendung.

Rincian sementara perolehan medali Indonesia adalah sebagai berikut:

  • Emas: 1 (bulu tangkis beregu putra)
  • Perak: 4 (termasuk cabang menembak dan rowing)
  • Perunggu: 17 (termasuk sepak takraw putri dan balap sepeda gunung)

Peluang Menambah Medali

Perjuangan kontingen Indonesia belum berakhir. Sejumlah cabang olahraga potensial masih memiliki peluang besar untuk menambah pundi-pundi medali. Dari atletik, Emilia Nova akan menjalani rangkaian nomor heptathlon putri di cluster Aichi, meliputi lompat jauh, lempar lembing, lompat galah, dan lari 800 meter.

Pada cabang angkat besi, Natasya Beteyob akan bertanding di nomor 61 kilogram putri di Nagoya City Trade and Industry Center. Ia berupaya mencatatkan total angkatan terbaik untuk bersaing memperebutkan medali. Sementara di cabang renang, sejumlah atlet seperti Nadia Aisha Nurazmi, Arya Adrean Putra Haryono, Farrel Armandio Tangkas, dan Made Aubrey Jaya akan mengikuti babak penyisihan nomor masing-masing, termasuk tim estafet 4×100 meter gaya ganti putri.

Tenis meja juga menjadi sorotan dengan Affan Pratama/Muhammad menghadapi India pada babak 32 besar ganda putra, Citra Rasmi melawan wakil Republik Korea pada tunggal putri, serta Cindy Putri/Citra Rasmi menghadapi Singapura pada babak delapan besar ganda putri. Selain itu, timnas PUBG Mobile Indonesia yang menghadapi 11 negara juga membidik emas di Asian Games 2026.

Di sisi lain, timnas bola voli putri Indonesia dipastikan tetap mempertahankan pelatih Marcos Sugiyama meski gagal memenuhi target masuk lima besar. Keputusan ini menunjukkan kepercayaan federasi terhadap proses pembinaan jangka panjang.

Harapan dan Target Kontingen

Indonesia menargetkan empat medali emas di Asian Games 2026. Satu medali emas sudah diamankan dari bulu tangkis, sehingga masih tersisa tiga emas yang harus dikejar dari cabang-cabang lainnya. Dengan kekuatan 430 atlet yang dikukuhkan, kontingen Merah Putih optimistis dapat memenuhi target tersebut.

Perjalanan Indonesia di Asian Games 2026 masih panjang. Dukungan dan doa dari seluruh rakyat Indonesia menjadi energi tambahan bagi para atlet yang tengah berjuang mengharumkan nama bangsa di panggung olahraga Asia.