FIFA ASEAN Cup 2026 Dimulai: Indonesia Tuan Rumah, Vietnam dan Bangladesh Siap Kejutkan Garuda

Avatar Rizky

by

Published

Last update

4 menit

Read Time

FIFA ASEAN Cup 2026 Dimulai: Indonesia Tuan Rumah, Vietnam dan Bangladesh Siap Kejutkan Garuda

Foto: Istimewa

Gayatri Putri News – 24 September 2026 | Jakarta – Panggung sepak bola Asia Tenggara memasuki babak baru. FIFA ASEAN Cup 2026 resmi bergulir mulai 24 September hingga 5 Oktober 2026, menandai pertama kalinya turnamen kawasan ini digelar di bawah naungan FIFA. Indonesia dipercaya menjadi tuan rumah Divisi 1 atau Premier Division, sementara Hong Kong menjadi tuan rumah Divisi 2.

Edisi perdana ini diikuti 14 negara. Sebelas anggota ASEAN ambil bagian, ditambah tiga tim tamu yakni Bangladesh, Hong Kong, dan Pakistan. Bangladesh sendiri tampil menggantikan posisi India yang sebelumnya diisukan akan berpartisipasi.

Pembagian Grup dan Format Turnamen

Pada Premier Division yang berlangsung di Indonesia, delapan tim dibagi ke dalam dua grup. Berikut pembagiannya:

  • Grup A: Indonesia, Singapura, Malaysia, Bangladesh
  • Grup B: Thailand, Vietnam, Filipina, Pakistan

Juara masing-masing grup akan melaju ke partai final, sementara runner-up grup memperebutkan tempat ketiga. Format ini membuat setiap pertandingan fase grup berlangsung sengit karena hanya satu tiket final yang tersedia untuk tiap grup.

Jadwal Timnas Indonesia di Fase Grup

Skuad Garuda memulai perjuangan menghadapi Singapura pada Jumat, 25 September 2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, kick-off pukul 20.00 WIB. Setelah itu, Indonesia dijadwalkan bertemu Malaysia pada 28 September dan menutup fase grup melawan Bangladesh pada 1 Oktober.

Tanggal Lawan Lokasi
25 September 2026 Singapura SUGBK, Jakarta
28 September 2026 Malaysia SUGBK, Jakarta
1 Oktober 2026 Bangladesh SUGBK, Jakarta

Herdman Fokus pada Identitas dan Kemenangan

Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, menegaskan timnya tidak boleh kehilangan poin di laga kandang. Ia menyebut dua langkah utama yang tengah dibangun, yakni menyatukan kembali kelompok pemain dengan identitas permainan yang jelas, serta menemukan cara untuk menang.

“Ini sepak bola turnamen, jadi hal pertama yang harus dilakukan adalah mendapatkan tiga poin,” ujar juru taktik asal Inggris tersebut.

Pada laga perdana melawan Singapura, Herdman diprediksi mengandalkan pola 3-4-2-1. Emil Audero dipercaya mengawal gawang, dengan trio bek Rizky Ridho, Elkan Baggott, dan Justin Hubner di depannya. Kevin Diks serta Nathan Tjoe-A-On mengisi posisi wing back, sementara Calvin Verdonk dan Joey Pelupessy menjadi gelandang sentral. Thom Haye dan Ole Romeny bergerak di belakang penyerang tunggal Mitchell Baker.

Di atas kertas, Indonesia diunggulkan menang atas Singapura. Selain bermain di kandang, Skuad Garuda diperkuat pemain yang berkiprah di Eropa seperti Emil Audero (Rayo Vallecano), Kevin Diks (Borussia Monchengladbach), Calvin Verdonk (LOSC Lille), dan Ole Romeny (Fortuna Sittard). Singapura hanya mengandalkan pemain kompetisi domestik, dengan dua pemain abroad yaitu Harys Stewart dan Safuwan Baharudin.

Vietnam Datang dengan Ambisi Besar

Timnas Vietnam tiba di Bandara Internasional Soekarno-Hatta pada Rabu, 23 September 2026 sebelum melanjutkan perjalanan darat menuju Bandung. Berstatus juara Piala AFF dua edisi terakhir, Golden Star Warriors membawa misi menjadi kampiun di turnamen perdana di bawah naungan FIFA ini.

Vietnam tergabung di Grup B bersama Thailand, Filipina, dan Pakistan. Mereka membuka perjalanan melawan Filipina pada 26 September 2026 di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, kemudian menghadapi Thailand pada 29 September, dan menutup fase grup melawan Pakistan pada 2 Oktober.

Bek Vietnam, Jason Quang-Vinh Pendant, menyambut antusias turnamen baru tersebut. Ia menilai ajang ini menjadi kesempatan penting bagi para pemain untuk menunjukkan kemampuan di level yang lebih tinggi.

“Ini turnamen baru, yang pertama. Kami sangat bersemangat. Turnamen ini diselenggarakan oleh FIFA, jadi saya berharap semuanya berjalan baik dan mendapat banyak dukungan dari para penggemar di semua negara,” ujar Jason.

Meski percaya diri, Jason mengakui Grup B tidak akan mudah. Menurutnya, semua tim di grup tersebut memiliki kualitas pemain yang mampu memberikan ancaman. “Kami akan memberikan yang terbaik untuk memenangkan grup ini,” tegasnya.

Bangladesh Tak Mau Jadi Pengganti yang Remeh

Bangladesh datang bukan sekadar pelengkap. Kapten Jamal Bhuyan menegaskan timnya menatap FIFA ASEAN Cup 2026 dengan keseriusan penuh. Bangladesh berada di Grup A bersama Indonesia, Singapura, dan Malaysia.

Bhuyan menyadari besarnya ekspektasi publik Bangladesh, negara berpopulasi hampir 180 juta jiwa. Menjadi bagian dari 23 pemain terpilih adalah kehormatan sekaligus tanggung jawab besar.

“Itu bukanlah sesuatu yang saya anggap remeh. Setiap kali saya turun ke lapangan atau bersama tim nasional, itu terasa istimewa karena saya telah melihat begitu banyak orang datang dan pergi selama bertahun-tahun,” kata Bhuyan.

Ia menambahkan semakin lama berada di tim nasional, semakin ia menikmati setiap momen karena kecintaannya pada sepak bola, tim, dan negaranya.

Dengan komposisi peserta yang kuat, FIFA ASEAN Cup 2026 Premier Division di Indonesia diprediksi berjalan ketat. Indonesia sebagai tuan rumah dituntut tampil konsisten, sementara Vietnam membawa modal mental juara, dan Bangladesh bertekad membuktikan diri bukan tim pelengkap. Perjalanan menuju partai final 5 Oktober 2026 akan menjadi ujian sesungguhnya bagi ambisi masing-masing negara di panggung perdana yang digelar FIFA.