Gayatri Putri News – 22 September 2026 | Tim SAR Gabungan kembali mengungkap perkembangan pencarian korban kecelakaan KM Virgo Transport 8 di perairan Kalimantan Tengah. Pada Minggu (20/9/2026), dua orang yang diduga kuat merupakan penumpang kapal nahas tersebut ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.
Korban pertama ditemukan pada pukul 16.26 WIB di titik koordinat 03°26’0.36″ LS dan 112°02’13.62″ BT. Selang tiga menit berselang, tepatnya pukul 16.29 WIB, tim gabungan menemukan korban kedua di koordinat 03°31’14.1″ LS dan 111°55’52.98″ BT. Lokasi penemuan kedua korban berada di wilayah perairan Seruyan, Kalimantan Tengah.
Hingga berita ini diturunkan, proses evakuasi kedua jenazah masih berlangsung menuju Pos TNI AL Kuala Pembuang. Korban pertama dievakuasi menggunakan ambulans milik KPP Palangka Raya, sedangkan korban kedua dibawa dengan RBB Palangka Raya. Selanjutnya, kedua korban diperkirakan tiba di RS Bhayangkara Banjarmasin pada Selasa (22/9) untuk menjalani proses identifikasi lebih lanjut.
Penemuan Bagian Penting dari Operasi Pencarian
Kepala Basarnas Marsekal Madya TNI Mohammad Syafii menegaskan bahwa penemuan kedua korban menjadi bagian krusial dalam rangkaian upaya pencarian yang terus dilakukan Tim SAR Gabungan. Ia memastikan seluruh personel bekerja maksimal untuk menuntaskan operasi kemanusiaan ini.
“Kami terus melakukan pencarian dan evakuasi secara maksimal. Setiap temuan menjadi bagian penting dalam upaya kami menjawab harapan keluarga dan memastikan seluruh korban dapat ditemukan serta ditangani sesuai prosedur,” ujar Syafii.
Operasi pencarian dan evakuasi KM Virgo Transport 8 melibatkan berbagai unsur, mulai dari Basarnas, TNI AL, hingga tim medis dan relawan. Tantangan berupa kondisi perairan serta cuaca menjadi faktor yang memengaruhi dinamika di lapangan.
Kronologi dan Rangkaian Penemuan Korban
Sebelumnya, satu korban KM Virgo Transport 8 telah lebih dulu dievakuasi dan dibawa ke RS Bhayangkara Banjarmasin. Evakuasi tersebut dilakukan menggunakan helikopter dengan teknik hoist. Penemuan bertahap ini menunjukkan koordinasi lintas instansi dalam penanganan musibah pelayaran.
Berikut ringkasan temuan korban dalam operasi kali ini:
- Korban pertama: ditemukan pukul 16.26 WIB, koordinat 03°26’0.36″ LS 112°02’13.62″ BT, dievakuasi dengan ambulans KPP Palangka Raya.
- Korban kedua: ditemukan pukul 16.29 WIB, koordinat 03°31’14.1″ LS 111°55’52.98″ BT, dievakuasi dengan RBB Palangka Raya.
- Kedua korban meninggal dunia dan dijadwalkan tiba di RS Bhayangkara Banjarmasin pada Selasa (22/9) untuk identifikasi.
Proses identifikasi di RS Bhayangkara Banjarmasin akan melibatkan tim forensik dan dokumen pendukung untuk memastikan identitas kedua korban. Pihak keluarga diharapkan memperoleh kepastian resmi terkait anggota keluarga yang menjadi korban musibah ini.
Tim SAR Gabungan memastikan operasi pencarian akan terus dilanjutkan hingga seluruh korban dapat ditemukan. Masyarakat diimbau tetap mengikuti informasi resmi dari otoritas terkait agar tidak terpapar kabar yang belum terverifikasi.
Menyampaikan apa yang harus disampaikan






