Gayatri Putri News – 19 September 2026 | Stadion Mong Kok menjadi saksi sejarah baru bagi klub asal Korea Selatan, Gangwon FC, dalam laga pembuka Grup H AFC Champions League Two (ACL2) musim 2026-2027. Pertandingan yang mempertemukan wakil Hong Kong, Kitchee SC, dengan Gangwon FC berakhir dengan skor kacamata 0-0. Namun, di balik hasil imbang tersebut, sorotan utama tertuju pada pemain muda berbakat Gangwon FC, Choi Jae-hyeok.
Rekor Termuda Gangwon FC
Choi Jae-hyeok mencatatkan namanya dalam buku sejarah klub sebagai pemain termuda yang pernah tampil dalam pertandingan profesional. Saat diturunkan sebagai starter dan bermain penuh selama 90 menit pada usia 16 tahun, 10 bulan, dan 13 hari, ia berhasil memecahkan rekor sebelumnya yang dipegang oleh Kim Hyung-jin. Pencapaian ini bahkan melampaui catatan debut Yang Min-hyuk, yang memulai karier profesionalnya pada usia 17 tahun.
Bermain di posisi sayap kanan, Choi menunjukkan kedewasaan taktis yang luar biasa. Ia tidak hanya solid dalam membantu pertahanan untuk menjaga gawang Gangwon tetap perawan, tetapi juga aktif dalam membangun serangan. Pasca pertandingan, Choi menyatakan rasa syukurnya kepada staf pelatih atas kesempatan tersebut. Ia mengakui bahwa meski ada beberapa bagian dari performanya yang belum memenuhi standar pribadinya, pengalaman ini menjadi modal berharga bagi perkembangan kariernya ke depan.
Ketangguhan Kitchee SC
Di sisi lain, Kitchee SC tampil impresif di hadapan 2.899 pendukung setianya. Meskipun mereka harus bermain dengan sepuluh pemain selama 25 menit terakhir menyusul kartu merah kontroversial yang diterima kapten mereka, Ruslan Mingazov, tim tuan rumah mampu menahan gempuran wakil Korea tersebut. Kiper Kitchee, Pong Cheuk-hei, tampil gemilang dengan melakukan serangkaian penyelamatan krusial, terutama terhadap upaya gelandang muda Gangwon, Lee Yong-jae.
Pertandingan ini menjadi bukti ketatnya persaingan di Grup H. Selain Kitchee dan Gangwon, grup ini juga dihuni oleh Phnom Penh Crown dan Kuching City FC. Pada laga lainnya di grup yang sama, Phnom Penh Crown sukses mengamankan tiga poin setelah menaklukkan Kuching City dengan skor tipis 2-1 melalui gol dramatis di masa tambahan waktu.
Dinamika AFC Champions League Two
Turnamen ACL2 musim ini memang menyajikan persaingan yang intens sejak babak pembuka. Di grup lain, tim-tim dari berbagai penjuru Asia menunjukkan ambisi besar untuk melaju ke babak gugur. Format kompetisi yang membagi 32 tim ke dalam dua wilayah, Timur dan Barat, memastikan setiap poin sangat berharga untuk menentukan siapa yang berhak menembus babak 16 besar.
Bagi Gangwon FC, hasil imbang di Hong Kong menjadi awal yang menantang namun tetap memberikan optimisme. Keberhasilan Choi Jae-hyeok menembus tim utama dari sistem akademi klub diharapkan dapat memotivasi pemain muda lainnya di Gangwon untuk terus berjuang. Dengan jadwal yang masih panjang, klub kini harus segera mengevaluasi strategi mereka untuk laga-laga berikutnya agar dapat memaksimalkan peluang lolos ke fase selanjutnya.
Secara keseluruhan, laga antara Kitchee SC dan Gangwon FC tidak hanya sekadar pertarungan memperebutkan poin, melainkan juga panggung bagi lahirnya bintang masa depan. Ketangguhan mental pemain muda seperti Choi Jae-hyeok di panggung internasional akan menjadi salah satu cerita menarik yang patut diikuti sepanjang gelaran AFC Champions League Two musim ini.
Menyampaikan apa yang harus disampaikan






