Fenomena Como 1907: Tembus Tiga Besar Serie A Berkat Tangan Dingin Cesc Fabregas

Avatar Rizky

by

Published

Last update

2 menit

Read Time

Fenomena Como 1907: Tembus Tiga Besar Serie A Berkat Tangan Dingin Cesc Fabregas

Foto: Istimewa

Gayatri Putri News – 16 September 2026 | Como 1907, klub yang kini dimiliki oleh pengusaha asal Indonesia, tengah mencatatkan sejarah manis di kancah sepak bola Italia. Memasuki pekan keempat Serie A musim 2026/2027, tim berjuluk Il Lariani ini berhasil menembus posisi tiga besar klasemen sementara setelah menundukkan Parma dengan skor 2-1 di Stadion Giuseppe Sinigaglia pada Selasa, 15 September 2026.

Strategi Inovatif Fabregas

Kesuksesan ini tidak terlepas dari sentuhan taktik pelatih Cesc Fabregas. Mantan gelandang legendaris tersebut berhasil mengintegrasikan filosofi sepak bola modern yang menekankan kontribusi lini belakang dalam skema serangan. Menariknya, dua gol kemenangan Como atas Parma justru dicetak oleh pemain bertahan mereka, yaitu Jacobo Ramon pada menit ke-23 dan Kaiki Bruno pada menit ke-83. Parma hanya mampu mencetak satu gol hiburan melalui David Romero di masa injury time.

Fabregas mengungkapkan bahwa ia banyak mengadopsi pendekatan dari pengalamannya saat membela Arsenal, di mana gol dari situasi bola mati yang melibatkan bek menjadi kunci kesuksesan. Strategi ini terbukti efektif, bahkan saat Como harus melakukan rotasi pemain akibat jadwal yang padat karena partisipasi mereka di kompetisi Eropa.

Rekor Bersejarah dan Persaingan Papan Atas

Performa impresif Como di awal musim ini menjadi catatan terbaik mereka dalam lebih dari tujuh dekade terakhir. Data statistik menunjukkan bahwa ini adalah kali pertama sejak musim 1951/1952, Como mampu memenangkan tiga dari empat pertandingan pembuka Serie A. Kemenangan ini juga mengukuhkan dominasi mereka atas Parma, di mana Como berhasil mencatatkan dua kemenangan beruntun di dua divisi teratas Italia untuk pertama kalinya sejak tahun 1974.

Hingga pekan keempat, Como telah mengumpulkan 10 poin dari empat pertandingan, sebuah pencapaian yang menempatkan mereka tepat di bawah AS Roma dan Inter Milan. Berikut adalah posisi persaingan di papan atas Serie A saat ini:

  • AS Roma: 12 poin (Puncak klasemen)
  • Inter Milan: 12 poin
  • Como 1907: 10 poin
  • Lazio: 10 poin

Persaingan di papan atas Serie A musim ini tergolong sangat kompetitif. Sementara Como dan AS Roma terus menjaga konsistensi, klub-klub raksasa lainnya seperti AC Milan dan Juventus justru masih tertahan di papan tengah. Hal ini membuka peluang lebar bagi skuad asuhan Fabregas untuk terus memberikan kejutan bagi para penggemar sepak bola Italia.

Keberhasilan Como 1907 di awal musim 2026/2027 bukan sekadar keberuntungan. Dengan manajemen yang solid, strategi taktis yang matang, serta kedalaman skuad yang mumpuni melalui rotasi pemain yang efektif, Como telah bertransformasi menjadi kekuatan baru yang patut diperhitungkan di kancah domestik maupun Eropa. Konsistensi yang ditunjukkan tim ini memberikan optimisme tinggi bagi para pendukungnya bahwa posisi tiga besar bukanlah akhir dari perjalanan mereka, melainkan titik awal untuk bersaing memperebutkan gelar juara Serie A musim ini.