Drama 4-3 Clásico Joven: Cruz Azul Berjaya, Emilio Azcárraga Menolak Realita

Avatar Rizky

by

Published

Last update

3 menit

Read Time

Drama 4-3 Clásico Joven: Cruz Azul Berjaya, Emilio Azcárraga Menolak Realita

Foto: Istimewa

Gayatri Putri News – 15 September 2026 | Duel penuh gengsi dalam laga Clásico Joven antara Cruz Azul dan Club América pada pekan kedelapan Liga MX Apertura 2026 berakhir dengan catatan sejarah yang dramatis. Pertandingan yang berlangsung di Estadio Banorte tersebut menyajikan pertunjukan sepak bola intens yang berakhir dengan skor 4-3 untuk kemenangan La Máquina, sekaligus memicu gelombang reaksi dari berbagai kalangan, mulai dari pendukung hingga pemilik klub.

Dominasi La Máquina dan Kelengahan di Akhir Laga

Cruz Azul tampil mendominasi sejak menit awal. Pasukan yang diasuh oleh Joel Huiqui ini menunjukkan taringnya melalui gol-gol yang dicetak oleh Erik Lira, José Paradela, dan Jesús Orozco Chiquete. Bahkan, mereka sempat memiliki peluang emas melalui tendangan penalti, meski gagal dikonversi menjadi gol. Gabriel Fernández sempat memperlebar jarak menjadi 4-1, yang membuat banyak pihak mengira pertandingan sudah berakhir.

Namun, sepak bola selalu menyimpan kejutan. Club América, yang sempat mencetak gol melalui Brian Rodríguez, berhasil memperkecil ketertinggalan melalui Óscar Perea dan Miguel Borja di menit-menit akhir. Meski sempat diliputi rasa cemas akan adanya comeback, Cruz Azul akhirnya berhasil mengamankan kemenangan krusial tersebut.

Kontroversi Komentar Emilio Azcárraga

Di luar lapangan, hasil pertandingan ini memicu perdebatan menarik. Pemilik Club América, Emilio Azcárraga, memberikan pernyataan yang mengejutkan publik. Saat ditemui di bandara, ia tampak enggan mengakui superioritas lawan. Azcárraga justru menyatakan bahwa timnya hanya kurang beruntung dan menyebut Cruz Azul “beruntung bisa selamat” dari kekalahan. Pernyataan ini dianggap banyak pengamat sebagai bentuk penyangkalan terhadap realitas yang terjadi di lapangan.

Pandangan tersebut sangat kontras dengan pelatih Club América sendiri, Guillermo Almada. Sang pelatih dengan jujur mengakui bahwa timnya bertahan dengan sangat buruk dan Cruz Azul memang layak menang setelah mendominasi permainan dari awal hingga akhir. Almada menyoroti banyaknya peluang lawan, termasuk dua hingga tiga bola yang membentur tiang gawang, sebagai bukti bahwa timnya memang pantas menelan kekalahan.

Menatap Ambisi di Campeones Cup

Kemenangan dalam Clásico Joven ini menjadi suntikan motivasi besar bagi Cruz Azul yang kini tengah bersiap menghadapi tantangan berikutnya di ajang Campeones Cup. Mereka dijadwalkan akan berhadapan dengan Inter Miami, klub yang diperkuat oleh bintang dunia seperti Lionel Messi, Luis Suárez, dan Casemiro, di Nu Stadium, Florida.

Bek kanan Cruz Azul, Alan Mozo, menyatakan kesiapan penuh timnya untuk merebut trofi tersebut. Mozo menegaskan bahwa kehadiran Cruz Azul di ajang ini bukanlah sebuah kebetulan dan mereka bertekad untuk memberikan segalanya demi meraih gelar juara setelah kesuksesan mereka di Liga MX Clausura 2026. Pertandingan melawan Inter Miami diprediksi akan menjadi ujian sesungguhnya bagi konsistensi skuad asuhan Joel Huiqui di panggung internasional.

Hasil laga ini tidak hanya mengubah peta persaingan di liga, tetapi juga meninggalkan jejak digital yang masif. Media sosial dipenuhi dengan meme-meme kreatif dari pendukung Cruz Azul yang merayakan kemenangan tersebut dengan penuh antusiasme, menjadikannya salah satu momen paling berkesan dalam musim kompetisi tahun ini.

Secara keseluruhan, kemenangan Cruz Azul dalam Clásico Joven membuktikan ketangguhan mental mereka di tengah tekanan. Meski sempat dibuat tegang oleh upaya bangkit dari Club América, tim asuhan Joel Huiqui berhasil membuktikan kualitasnya. Kini, fokus mereka sepenuhnya beralih ke kancah internasional dengan ambisi besar untuk menaklukkan Inter Miami dalam perebutan gelar Campeones Cup.