Gayatri Putri News – 14 September 2026 | Tragedi tenggelamnya KM Virgo Transport 8 di perairan Laut Jawa memicu desakan keras dari Yayasan Lembaga Konsumen (YLK) Kalimantan Selatan. Ketua YLK Kalsel, Dr. Akhmad Murjani, menuntut pemerintah untuk tidak sekadar menyatakan keprihatinan, melainkan melakukan investigasi transparan guna mengungkap rantai penyebab musibah kemanusiaan ini.
Kapal yang melayani rute Surabaya–Banjarmasin tersebut terbalik saat membawa 243 orang pada Minggu (13/9/2026) dini hari. Hingga saat ini, proses pencarian dan pertolongan terus dioptimalkan. Berikut adalah data terkini evakuasi korban:
- Total penumpang: 243 orang
- Korban selamat: 107 orang
- Korban meninggal dunia: 6 orang
- Dalam pencarian: 130 orang
YLK Kalsel menyoroti pentingnya akuntabilitas negara dalam mengawasi kelaiklautan armada kapal, terutama terkait usia kapal. Merujuk pada Peraturan Menteri Perdagangan Nomor 25 Tahun 2022, terdapat batasan ketat mengenai usia kapal bekas yang diizinkan beroperasi di Indonesia. Fokus investigasi harus mencakup beberapa aspek krusial berikut:
| Aspek Pemeriksaan | Tujuan Investigasi |
|---|---|
| Konstruksi Kapal | Memastikan kelayakan lambung, mesin, dan kelistrikan. |
| Regulasi Pelabuhan | Mengevaluasi akurasi manifes dan izin berlayar. |
| Operasional Perusahaan | Menilai kelayakan alat keselamatan dan prosedur muatan. |
Pihak YLK Kalsel menegaskan bahwa jika ditemukan adanya kelalaian prosedur atau pelanggaran standar keselamatan, maka perusahaan pelayaran maupun regulator harus bertanggung jawab secara hukum, baik perdata maupun pidana. Publik kini menaruh harapan besar pada Kementerian Perhubungan dan KNKT untuk mengungkap kebenaran di balik tragedi KM Virgo Transport 8 agar insiden serupa tidak terulang di masa depan.
Menyampaikan apa yang harus disampaikan






