Sinyal Kuat Emiten Perbankan: Bank Mandiri Tebar Dividen Rp6,16 Triliun, Komisaris Borong Saham

Avatar Rizky

by

Published

Last update

2 menit

Read Time

Sinyal Kuat Emiten Perbankan: Bank Mandiri Tebar Dividen Rp6,16 Triliun, Komisaris Borong Saham

Foto: Istimewa

Gayatri Putri News – 09 September 2026 | PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) kembali menunjukkan dominasinya di sektor perbankan nasional dengan mengumumkan pembagian dividen interim tahun buku 2026. Keputusan strategis ini diambil sebagai bentuk apresiasi kepada pemegang saham di tengah kinerja perseroan yang terus mencatatkan pertumbuhan solid sepanjang tahun berjalan. Manajemen memutuskan untuk membagikan total dividen interim sebesar Rp6,16 triliun, yang setara dengan Rp66 per lembar saham.

Direktur Finance & Strategy Bank Mandiri, Novita Widya Anggraini, menjelaskan bahwa kebijakan pembagian dividen ini telah mendapatkan persetujuan resmi dari Dewan Komisaris atas usulan Direksi pada 3 September 2026. Langkah ini mencerminkan keyakinan manajemen terhadap fundamental bisnis perseroan yang tetap kokoh, sekaligus menjadi bukti komitmen perusahaan dalam memberikan nilai tambah bagi para investor, termasuk investor ritel.

Kinerja Fundamental yang Solid

Pembagian dividen ini didukung oleh performa keuangan yang impresif hingga Agustus 2026. Bank Mandiri mencatatkan pertumbuhan laba bersih sebesar 22,3 persen secara tahunan (year on year/yoy) menjadi Rp37,5 triliun. Pertumbuhan ini selaras dengan ekspansi intermediasi yang kuat, di mana penyaluran kredit secara bank only mencapai Rp1.592 triliun, atau tumbuh 17,6 persen yoy.

Seiring dengan penyaluran kredit, penghimpunan Dana Pihak Ketiga (DPK) juga menunjukkan tren positif dengan kenaikan 17,6 persen yoy menjadi Rp1.687 triliun. Total aset perusahaan pun tercatat mencapai Rp2.358 triliun, tumbuh 20,7 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Berikut adalah ringkasan alokasi dividen perseroan sepanjang tahun 2026:

  • Dividen tahun buku 2025: Rp44,47 triliun
  • Dividen interim tahun buku 2026: Rp6,16 triliun
  • Total dividen sepanjang tahun 2026: Rp50,63 triliun

Manajemen menegaskan bahwa pembagian dividen ini telah melalui kajian mendalam terkait kecukupan modal, likuiditas, dan rasio keuangan. Dengan demikian, langkah ini dipastikan tidak akan menghambat kapasitas perusahaan dalam melanjutkan ekspansi bisnis dan penyaluran kredit ke sektor-sektor produktif.

Aksi Korporasi Komisaris

Di tengah pengumuman pembagian dividen, kepercayaan terhadap prospek saham BMRI juga ditunjukkan oleh jajaran internal perusahaan. Komisaris Bank Mandiri, Yuliot, tercatat melakukan aksi pembelian saham BMRI secara bertahap pada awal September 2026. Aksi borong saham ini dinilai sebagai sinyal positif mengenai prospek jangka panjang perseroan.

Tanggal Transaksi Jumlah Saham Harga per Saham Total Nilai
4 September 2026 22.400 Rp4.430 Rp99,23 juta
7 September 2026 22.800 Rp4.380 Rp99,86 juta

Setelah melakukan dua kali transaksi tersebut, total kepemilikan saham Yuliot di Bank Mandiri meningkat menjadi 188.400 saham dari sebelumnya 143.200 saham. Meskipun porsi hak suaranya tetap berada di angka 0,0001 persen, tindakan ini memberikan sentimen positif bagi pasar modal bahwa orang dalam perusahaan memiliki optimisme tinggi terhadap kinerja saham BMRI ke depan.

Kombinasi antara pembagian dividen interim yang signifikan dan aksi beli saham oleh komisaris memperkuat posisi Bank Mandiri sebagai salah satu saham favorit di Bursa Efek Indonesia. Stabilitas fundamental dan disiplin manajemen dalam menjaga rasio keuangan menjadi kunci utama mengapa bank ini tetap mampu memberikan imbal hasil yang menarik bagi para pemegang sahamnya di tengah dinamika ekonomi yang menantang.