Sempurna di Puncak Klasemen, AS Roma Kini Jadi Penantang Serius Scudetto

Avatar Rizky

by

Published

Last update

2 menit

Read Time

Sempurna di Puncak Klasemen, AS Roma Kini Jadi Penantang Serius Scudetto

Foto: Istimewa

Gayatri Putri News – 07 September 2026 | Awal musim Serie A 2026/27 menjadi panggung unjuk kekuatan bagi AS Roma. Skuad asuhan Gian Piero Gasperini sukses mencatatkan rekor sempurna dengan menyapu bersih tiga kemenangan dari tiga laga pembuka. Kemenangan dramatis 2-1 atas Atalanta di Stadion Olimpico baru-baru ini menjadi bukti sahih bahwa Giallorossi kini bertransformasi menjadi tim yang lebih matang, tangguh, dan memiliki mentalitas juara yang kuat.

Transformasi Kualitas Skuad Giallorossi

Dalam laga melawan Atalanta, Roma sempat tertinggal lebih dulu di awal babak kedua. Namun, alih-alih menyerah, Paulo Dybala dan kolega justru tampil mendominasi hingga akhirnya membalikkan keadaan lewat sundulan Mario Hermoso pada menit ke-89 dan gol penentu kemenangan oleh Matias Soule di masa injury time, tepatnya menit ke-90+3. Hasil ini membuat Roma memuncaki klasemen sementara dengan sembilan poin, unggul selisih gol atas pesaing terdekatnya, Inter Milan.

Pelatih Gian Piero Gasperini secara terbuka memuji kedalaman skuadnya musim ini. Meskipun secara kuantitas jumlah pemain berkurang dibandingkan musim lalu, kualitas individu dan kolektivitas tim justru meningkat drastis. Gasperini menegaskan bahwa keberhasilan meraih poin penuh di menit-menit krusial merupakan indikator kuat bahwa para pemain memiliki kepercayaan diri tinggi dan kualitas teknis yang mumpuni untuk bersaing di papan atas.

Persaingan Sengit di Liga Italia

Sementara AS Roma menikmati start sempurna, dinamika di Serie A musim ini berlangsung sangat ketat. Beberapa tim besar lainnya menghadapi tantangan yang berbeda. Fiorentina, misalnya, harus menelan pil pahit setelah memecat pelatih Fabio Grosso menyusul tiga kekalahan beruntun, termasuk saat takluk dari Roma. Meski telah melakukan perombakan besar dengan mendatangkan 13 pemain baru senilai 130 juta Euro, performa La Viola di awal musim ini justru jauh dari harapan.

Di sisi lain, kompetisi antarklub Eropa juga menanti. Roma kini tengah bersiap kembali berlaga di Liga Champions setelah absen selama tujuh tahun. Tantangan ini menuntut kedalaman skuad yang mumpuni, sebuah aspek yang menurut Gasperini terus dioptimalkan meski tanpa adanya penambahan jumlah pemain secara masif. Fokus utama sang pelatih saat ini adalah menjaga kebugaran pemain agar terhindar dari cedera, mengingat jadwal padat yang akan dihadapi di kompetisi domestik maupun Eropa.

Secara keseluruhan, AS Roma telah menunjukkan sinyal bahaya bagi rival-rivalnya di Serie A. Dengan torehan 10 gol dan hanya kemasukan satu gol dari tiga pertandingan, mereka menunjukkan keseimbangan permainan yang sangat baik. Konsistensi menjadi kunci utama bagi Giallorossi untuk mempertahankan posisi di puncak klasemen dan mewujudkan ambisi mereka meraih trofi musim ini.