Kabar Duka: Mantan Gubernur Kalsel H Rudy Ariffin Tutup Usia

Avatar Rizky

by

Published

Last update

1 menit

Read Time

Kabar Duka: Mantan Gubernur Kalsel H Rudy Ariffin Tutup Usia

Foto: Istimewa

Gayatri Putri News – 07 September 2026 | Kalimantan Selatan tengah berduka menyusul kabar meninggalnya mantan Gubernur Kalimantan Selatan periode 2005-2015, H Rudy Ariffin Bin H Bahrun, pada usia 73 tahun. Beliau menghembuskan napas terakhir di RS Amanah Banjarmasin pada pukul 11.00 WITA setelah menjalani perawatan medis.

Kabar duka ini dikonfirmasi oleh putranya, Aditya Mufti Ariffin. Sosok almarhum dikenal luas sebagai pemimpin yang berjasa besar dalam memajukan pembangunan infrastruktur, pendidikan, serta kesehatan di wilayah Kalimantan Selatan selama dua periode kepemimpinannya.

Prosesi Pemakaman

Pihak keluarga telah mengatur rangkaian prosesi penghormatan terakhir bagi almarhum. Berikut adalah rincian agenda pemakaman:

  • Salat jenazah pertama dilaksanakan di Masjid Al-Jihad Banjarmasin usai salat Zuhur.
  • Jenazah kemudian dibawa ke rumah duka untuk prosesi lebih lanjut.
  • Salat jenazah kedua dilakukan di Masjid Al-Karomah Martapura, Kabupaten Banjar, setelah salat Ashar.
  • Pemakaman dijadwalkan berlangsung di Taman Makam Bahagia Landasan Ulin, Banjarbaru.

Sosok Sahabat Media

Selain dikenal sebagai pemimpin yang merakyat, H Rudy Ariffin memiliki hubungan yang sangat harmonis dengan insan pers. Bagi beliau, jurnalis adalah mitra strategis dalam mengawal pembangunan daerah. Beberapa sikap yang membuat beliau sangat dihormati oleh komunitas wartawan di Banua meliputi:

  • Keterbukaan akses informasi tanpa harus melalui protokoler yang rumit.
  • Sering mengadakan kegiatan santai seperti ngopi bersama untuk mempererat silaturahmi.
  • Dukungan nyata terhadap organisasi PWI Kalsel serta bantuan bagi jurnalis yang mengalami musibah.
  • Kemampuan dalam menerima kritik tajam dari media sebagai bentuk masukan untuk perbaikan kinerja pemerintah.

Kepergian H Rudy Ariffin meninggalkan kesan mendalam bagi banyak pihak, termasuk rekan sejawat dan masyarakat Banua. Beliau dikenang sebagai pemimpin yang mengayomi dan selalu mengutamakan kepentingan rakyat hingga akhir hayatnya.