Como 1907 Puncaki Klasemen Serie A Usai Bantai Genoa 4-1

Avatar Rizky

by

Published

Last update

2 menit

Read Time

Como 1907 Puncaki Klasemen Serie A Usai Bantai Genoa 4-1

Foto: Istimewa

Gayatri Putri News – 06 September 2026 | Como 1907 menunjukkan dominasi luar biasa di ajang Serie A musim 2026-2027 setelah sukses membantai tuan rumah Genoa dengan skor telak 4-1 di Stadion Luigi Ferraris, Jumat (4/9/2026) waktu setempat. Kemenangan impresif ini tidak hanya memberikan tiga poin krusial bagi skuad asuhan Cesc Fabregas, tetapi juga berhasil mengantarkan Como melesat ke puncak klasemen sementara Liga Italia.

Kebangkitan Mental di Luigi Ferraris

Pertandingan sempat berjalan berat bagi tim tamu di awal laga. Genoa, yang tampil di hadapan pendukungnya sendiri, berhasil mencuri keunggulan lebih dulu pada menit ke-19 melalui aksi Milutin Osmajic yang memanfaatkan umpan jauh Lorenzo Colombo. Namun, keunggulan tersebut hanya bertahan sesaat karena Como segera merespons dengan ketenangan luar biasa.

Hanya berselang enam menit, Martin Baturina menyamakan kedudukan menjadi 1-1 melalui sepakan keras dari luar kotak penalti. Gol tersebut menjadi titik balik dominasi Como. Pada menit ke-30, Assane Diao membawa tim tamu berbalik unggul 2-1 setelah memanfaatkan bola rebound di depan gawang Genoa yang dikawal Justin Biljow. Menjelang turun minum, Nico Paz memperlebar jarak menjadi 3-1 berkat umpan presisi dari Yan Couto.

Dominasi Como terus berlanjut di babak kedua. Meski sempat membentur tiang gawang, upaya anak asuh Fabregas akhirnya membuahkan hasil keempat pada menit ke-79. Assane Diao mencetak gol keduanya dalam laga tersebut, memastikan kemenangan 4-1 hingga peluit panjang dibunyikan.

Identitas Taktis Cesc Fabregas

Pelatih kepala Como, Cesc Fabregas, memberikan pujian tinggi kepada para pemainnya atas kedewasaan yang ditunjukkan di lapangan. Menurutnya, keberhasilan tim bangkit dari ketertinggalan adalah bukti nyata dari identitas taktis yang terus dibangun oleh klub.

“Setiap tim memiliki jalannya sendiri dan kami tetap berpegang pada identitas kami. Kebobolan gol di awal laga mengajarkan kami bahwa di Serie A, kelengahan sekecil apa pun akan dihukum. Namun, reaksi anak-anak setelah itu menunjukkan kekuatan mental yang luar biasa,” ujar Fabregas kepada media.

Keberhasilan ini menempatkan Como di posisi puncak klasemen sementara dengan koleksi tujuh poin dari tiga laga, unggul satu angka dari AS Roma. Di sisi lain, kekalahan ini membuat Genoa terpuruk di posisi ke-19 setelah belum mampu meraih satu pun poin dari tiga pertandingan awal musim ini.

Fokus Menuju Debut Eropa

Kemenangan besar ini menjadi modal penting bagi Como yang akan segera menjalani debut bersejarah di Liga Champions. Fabregas menegaskan bahwa fokus utama tim adalah menjaga gaya bermain khas mereka di bawah tekanan kompetisi kasta tertinggi. Bagi sang pelatih, hasil individu memang penting, namun konsistensi dalam menerapkan filosofi permainan jauh lebih diutamakan untuk memastikan status klub tetap kokoh di papan atas Serie A.

Performa impresif Como musim ini membuktikan bahwa mereka bukan sekadar tim pelengkap di kasta tertinggi Italia. Dengan perpaduan antara talenta muda seperti Nico Paz dan Assane Diao serta arahan taktis yang matang, Como kini menjadi kekuatan yang patut diperhitungkan oleh klub-klub besar lainnya di Italia.