Gayatri Putri News – 06 September 2026 | Olympique Lyon menunjukkan performa impresif dalam lanjutan pekan ketiga Ligue 1 musim 2026/2027. Bermain di hadapan pendukung sendiri di Groupama Stadium pada Sabtu (5/9/2026) dini hari WIB, Lyon sukses mengamankan kemenangan meyakinkan 3-1 atas Auxerre. Hasil positif ini tidak hanya mengukuhkan posisi mereka di papan atas klasemen, tetapi juga menegaskan ambisi besar klub di musim ini.
Pertandingan berlangsung dengan intensitas tinggi sejak menit awal. Lyon langsung mengambil inisiatif serangan, meski sempat diwarnai drama di awal laga. Pada menit ke-8, penyerang Lyon, Lois Openda, terjatuh di kotak terlarang setelah berduel dengan bek Auxerre. Namun, wasit Ruddy Buquet bergeming dan memutuskan tidak ada pelanggaran yang terjadi. Openda kembali mendapatkan peluang emas pada menit ke-15, namun penyelesaian akhirnya masih melebar dari sasaran.
Tekanan bertubi-tubi yang dilancarkan anak asuh Paulo Fonseca akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-29. Memanfaatkan umpan sepak pojok yang akurat, Felix Bacher melompat tinggi dan melepaskan sundulan terukur yang tidak mampu dijangkau oleh kiper Auxerre, Mamadou Diop. Gol pembuka ini membakar semangat para pemain Lyon.
Hanya berselang dua menit kemudian, tepatnya pada menit ke-31, publik Groupama Stadium kembali bersorak. Zachary Athekame sukses mencatatkan namanya di papan skor setelah mengonversi asis matang dari Openda. Gol tersebut menjadi catatan impresif bagi bek sayap berusia 21 tahun itu, yang kini mulai mengunci posisi inti di sektor kanan pertahanan Lyon setelah dipinjam dari AC Milan.
Auxerre sempat memberikan perlawanan sebelum jeda. Pada menit ke-42, Cameron Archer berhasil memperkecil ketertinggalan setelah memanfaatkan celah di lini belakang tuan rumah. Gol tersebut sempat memberikan harapan bagi tim tamu untuk bangkit di babak kedua.
Memasuki babak kedua, Lyon kembali tampil dominan. Ernest Nuamah, yang tampil gemilang sepanjang laga, memastikan kemenangan tuan rumah pada menit ke-54. Melalui sepakan akurat setelah melakukan pergerakan menusuk ke dalam kotak penalti, Nuamah mencetak gol pertamanya bagi Lyon dalam dua tahun terakhir, sekaligus mengubah kedudukan menjadi 3-1.
Meskipun Auxerre terus mencoba mencari celah untuk mencetak gol tambahan, pertahanan Lyon yang dikawal Moussa Niakhate tetap tampil disiplin. Peluang terbaik tim tamu di penghujung laga, yakni tembakan keras Kaïl Boudache pada menit ke-89, hanya membentur mistar gawang. Skor 3-1 bertahan hingga peluit panjang dibunyikan.
Hasil ini menempatkan Lyon di posisi kedua klasemen sementara Ligue 1 dengan koleksi tujuh poin dari tiga pertandingan. Mereka kini hanya tertinggal dua poin dari AS Monaco yang berada di puncak klasemen setelah secara mengejutkan menaklukkan juara bertahan PSG dengan skor 2-1 di Parc des Princes pada waktu yang bersamaan.
Bagi Auxerre, kekalahan ini menjadi pukulan telak yang membuat mereka semakin terbenam di dasar klasemen. Sementara bagi Lyon, kemenangan ini adalah bukti nyata efektivitas strategi Paulo Fonseca. Dengan kombinasi pemain muda berbakat seperti Athekame dan ketajaman di lini depan, Lyon kini menjadi salah satu penantang serius yang wajib diwaspadai oleh tim-tim besar lainnya di kompetisi domestik Prancis musim ini.
Menyampaikan apa yang harus disampaikan






