Jembatan Saka Harang Ambruk, Pemko Banjarmasin Gandeng TNI Pasang Jembatan Bailey Sementara

Avatar Rizky

by

Published

Last update

1 menit

Read Time

Jembatan Saka Harang Ambruk, Pemko Banjarmasin Gandeng TNI Pasang Jembatan Bailey Sementara

Foto: Istimewa

Gayatri Putri News – 03 September 2026 | Jembatan Saka Harang yang berlokasi di kawasan Mantuil, Banjarmasin Selatan, mengalami insiden ambruk pada Minggu (30/8/2026) sekitar pukul 13.30 WITA. Peristiwa ini terjadi sesaat setelah sebuah truk dump yang bermuatan material melintasi struktur jembatan tersebut. Akibatnya, badan jembatan patah dan bagian belakang truk terperosok ke sungai, namun dipastikan tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut.

Ambruknya infrastruktur ini memicu terputusnya akses vital bagi masyarakat setempat serta ribuan pekerja perusahaan di kawasan Mantuil. Ketua LPMK Mantuil, Hamdani, menyatakan bahwa kondisi jembatan sebelumnya memang sudah memprihatinkan dan berisiko tinggi untuk runtuh total.

Langkah Cepat Pemerintah dan TNI

Merespons situasi darurat tersebut, jajaran Pemerintah Kota Banjarmasin bersama anggota DPRD segera meninjau lokasi. Wali Kota Banjarmasin, H. Muhammad Yamin HR, mengambil langkah sigap dengan bekerja sama dengan pihak TNI melalui Kodim 1007/Banjarmasin untuk memasang Jembatan Bailey sebagai solusi akses sementara.

Dandim 1007/Banjarmasin, Letkol Czi Slamet Riyadi, menjelaskan bahwa pemasangan jembatan darurat ini akan melibatkan Denzipur dengan ketentuan operasional sebagai berikut:

  • Jembatan Bailey berfungsi sebagai akses transisi sebelum pembangunan jembatan permanen rampung.
  • Pembatasan muatan diberlakukan, di mana kendaraan dengan beban 5 hingga 8 ton diizinkan melintas.
  • Dinas PUPR dijadwalkan melakukan survei lapangan guna merencanakan pembangunan jalan alternatif bagi warga.

Selama proses pemasangan berlangsung, warga sekitar secara mandiri menyediakan jasa penyeberangan menggunakan perahu dengan tarif Rp1.000 per orang untuk membantu mobilitas harian. Pemerintah Kota Banjarmasin berkomitmen untuk mempercepat pemulihan akses agar aktivitas ekonomi dan sosial di kawasan Mantuil dapat kembali berjalan normal.