Warga Sungai Lulut Terdampak Krisis Air Bersih, DPRD Minta PTAM Bandarmasih Bertindak

Avatar Rizky

by

Published

Last update

1 menit

Read Time

Foto: Istimewa

Gayatri Putri News – 02 September 2026 | Krisis air bersih melanda warga RT 17, Kelurahan Sungai Lulut, Kecamatan Banjarmasin Timur, setelah aliran dari Perumda Air Minum (PTAM) Bandarmasih terhenti total selama lima hari terakhir. Ketua RT 17, Juanda, menyampaikan bahwa kondisi ini sangat menyulitkan warga dalam memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari, mengingat sebelumnya aliran air masih tetap ada meski debitnya kecil.

Pihak warga telah berupaya melaporkan gangguan layanan ini melalui aplikasi pesan singkat dan mengajukan permohonan kiriman mobil tangki air. Juanda menjelaskan bahwa warga telah memenuhi seluruh persyaratan teknis yang diminta oleh pihak PTAM, seperti penyediaan akses jalan selebar empat meter dan selang sepanjang 12 meter, namun hingga saat ini bantuan belum juga tiba.

Menanggapi keluhan tersebut, anggota DPRD Kota Banjarmasin, Hj Noor Latifah, telah melakukan koordinasi langsung dengan pihak PTAM Bandarmasih. Berdasarkan komunikasinya, pihak PTAM berjanji akan segera mengirimkan truk tangki air bersih dan melakukan pengecekan lapangan untuk mencari penyebab utama matinya aliran air di wilayah tersebut.

Noor Latifah menekankan pentingnya langkah antisipasi dini agar krisis air bersih ini tidak menjadi masalah rutin setiap tahun saat musim kemarau tiba. Beberapa langkah strategis yang disarankan meliputi:

  • Evaluasi menyeluruh terhadap distribusi air baku saat kemarau.
  • Pengecekan teknis berkala pada pipa penyaluran di kawasan rawan terdampak.
  • Pembangunan infrastruktur pendukung seperti embung untuk cadangan air.

Pihak DPRD berharap PTAM Bandarmasih dapat lebih sigap dalam menangani keluhan masyarakat, terutama terkait pemenuhan kebutuhan dasar air bersih yang sangat krusial bagi warga Sungai Lulut.