Drama Debut Guglielmo Vicario dan Revolusi Sektor Penjaga Gawang Juventus

Avatar Rizky

by

Published

Last update

3 menit

Read Time

Drama Debut Guglielmo Vicario dan Revolusi Sektor Penjaga Gawang Juventus

Foto: Istimewa

Gayatri Putri News – 25 Agustus 2026 | Juventus resmi memasuki era baru di bawah mistar gawang setelah mendatangkan Guglielmo Vicario dari Tottenham Hotspur. Penjaga gawang yang menjadi prioritas utama pelatih Luciano Spalletti ini langsung dipercaya tampil sebagai starter pada laga pembuka Serie A musim 2026/2027 melawan Frosinone. Namun, debut sang pemain di Stadion Benito Stirpe tidak berjalan mulus tanpa drama yang menguji ketenangan tim medis dan manajemen klub.

Debut Manis yang Berujung Kecemasan

Dalam pertandingan yang berakhir dengan kemenangan tipis 1-0 untuk Juventus berkat gol Gleison Bremer, Guglielmo Vicario tampil cukup impresif. Ia mencatatkan clean sheet selama berada di lapangan dan beberapa kali melakukan penyelamatan krusial untuk menjaga keunggulan timnya. Sayangnya, pada menit-menit akhir pertandingan, tepatnya di menit ke-91, Vicario terpaksa ditarik keluar setelah terlihat mengalami kendala fisik dan mengisyaratkan ketidakmampuan untuk melanjutkan laga.

Insiden ini sempat memicu kekhawatiran di kalangan pendukung Juventus. Namun, pelatih Luciano Spalletti segera memberikan klarifikasi dalam konferensi pers pascapertandingan. Spalletti menegaskan bahwa keputusan menarik Vicario murni merupakan langkah pencegahan karena sang pemain mengalami kram yang cukup hebat. Kondisi tersebut dinilai wajar mengingat Vicario sempat absen cukup lama dari lapangan hijau sebelum akhirnya bergabung dengan skuad Bianconeri.

Perombakan Total Sektor Kiper

Kehadiran Vicario ke Turin merupakan bagian dari strategi perombakan besar-besaran di sektor pertahanan Juventus. Kedatangannya juga menandai akhir dari masa bakti beberapa nama lama. Sebagaimana diketahui, Michele Di Gregorio dikabarkan akan segera hengkang ke Bournemouth, sementara Mattia Perin, yang sempat masuk menggantikan Vicario di menit akhir melawan Frosinone, kini berada di ambang kepindahan menuju Palermo.

Untuk melengkapi komposisi penjaga gawang, manajemen Juventus yang dimotori oleh Carnevali dan Massara bergerak cepat mengamankan kiper asal Polandia, Kamil Grabara. Grabara, yang musim lalu memperkuat Wolfsburg, diproyeksikan menjadi pelapis bagi Vicario. Negosiasi untuk mendatangkan Grabara sudah memasuki tahap akhir dengan skema peminjaman disertai opsi pembelian permanen di akhir musim.

Proyeksi Masa Depan Juventus

Proses transfer Guglielmo Vicario ke Juventus sendiri tergolong sangat cepat. Pemain berusia tersebut didatangkan dengan status pinjaman gratis yang mencakup opsi pembelian senilai 10 juta euro, termasuk bonus. Juventus juga setuju untuk menanggung penuh beban gaji sebesar 2,5 juta euro bersih per musim. Langkah ini diambil karena Vicario sudah tidak masuk dalam rencana taktis di Tottenham, dan sang pemain sangat antusias untuk kembali berkarier di Italia.

Kehadiran Grabara yang mendapat rekomendasi positif dari legenda Juventus, Wojciech Szczesny, diharapkan mampu memberikan stabilitas. Meskipun statistik Grabara di Wolfsburg sempat dipertanyakan karena performa defensif timnya yang buruk, ia tetap menunjukkan kualitas sebagai salah satu kiper dengan jumlah penyelamatan tinggi di liga Jerman. Berikut adalah ringkasan situasi transfer kiper Juventus saat ini:

  • Guglielmo Vicario: Kiper utama, status pinjaman dengan opsi beli.
  • Kamil Grabara: Calon pelapis, negosiasi tahap akhir dari Wolfsburg.
  • Mattia Perin: Segera dilepas ke Palermo.
  • Michele Di Gregorio: Dalam proses transfer ke Bournemouth.

Secara keseluruhan, Juventus telah menunjukkan keseriusan untuk mereformasi lini belakang mereka demi ambisi meraih gelar juara Serie A. Meskipun debut Guglielmo Vicario sempat diwarnai oleh insiden fisik, manajemen klub tetap optimistis bahwa sang pemain akan menjadi fondasi kuat bagi pertahanan Bianconeri di musim yang panjang ini. Kini, fokus klub beralih pada peresmian Grabara agar komposisi kiper segera lengkap sebelum penutupan jendela transfer.