Terapkan Pola Lama dan Baru Cara PAM Bandarmasih Hadapi Intrusi Air Laut

Avatar Rizky

by

Published

Last update

1 menit

Read Time

Terapkan Pola Lama dan Baru Cara PAM Bandarmasih Hadapi Intrusi Air Laut

Foto: Istimewa

Gayatri Putri News – 20 Agustus 2026 | Menghadapi tantangan musim kemarau panjang, PT PAM Bandarmasih menerapkan strategi adaptasi distribusi air bersih melalui kombinasi pola lama dan pola baru. Langkah ini diambil guna memastikan layanan tetap berjalan optimal di tengah ancaman intrusi air laut yang sering kali meningkatkan kadar garam di sumber air baku.

Direktur Operasional PAM Bandarmasih, Irwan Firmana, menjelaskan bahwa penerapan strategi ini sangat bergantung pada kondisi pasang surut air laut. Berikut adalah rincian mekanisme operasional yang diterapkan:

  • Pola Baru: Diberlakukan saat kadar garam melampaui batas aman 250 PPM, terutama pada pukul 11.00 hingga 15.00 WITA saat air laut pasang. Dalam kondisi ini, pengambilan air baku di Intake Sungai Bilu dihentikan sementara dan perusahaan mengandalkan transfer air dari Sungai Tabuk.
  • Pola Lama (Normal): Diberlakukan saat kadar garam berada di bawah ambang batas, yakni ketika air laut surut. Pola ini efektif berjalan mulai pukul 15.00 WITA ke atas, di mana distribusi air ke pelanggan kembali berlangsung normal.

Mengingat fluktuasi produksi air yang terjadi selama masa intrusi air laut, pihak perusahaan mengimbau masyarakat untuk lebih bijak dalam mengelola persediaan air. Warga disarankan untuk menyediakan penampungan air seperti tandon atau bak berukuran besar sebagai antisipasi saat produksi air berkurang pada jam-jam tertentu.

Meskipun terdapat kendala pada aliran air di beberapa titik sambungan ujung, Irwan menegaskan bahwa layanan secara keseluruhan masih terkendali. Tim teknis perusahaan terus melakukan pemantauan dan tindak lanjut cepat untuk memastikan distribusi air bersih tetap terjaga bagi seluruh pelanggan di wilayah Banjarmasin selama masa kemarau ini.