Tragedi Jalanan Airvault: Dunia Film dan Mode Prancis Berduka atas Kepergian Nicolas Altmayer dan Mathilde Favier

Avatar Rizky

by

Published

Last update

3 menit

Read Time

Tragedi Jalanan Airvault: Dunia Film dan Mode Prancis Berduka atas Kepergian Nicolas Altmayer dan Mathilde Favier

Foto: Istimewa

Gayatri Putri News – 19 Agustus 2026 | Dunia hiburan dan mode Prancis tengah diselimuti duka mendalam menyusul kabar tragis yang menimpa pasangan berpengaruh, Nicolas Altmayer dan Mathilde Favier. Keduanya dinyatakan meninggal dunia pada Senin, 17 Agustus 2026, setelah terlibat dalam kecelakaan lalu lintas yang fatal di Airvault, departemen Deux-Sèvres.

Nicolas Altmayer, sosok produser film yang sangat dihormati, dan pasangannya, Mathilde Favier, yang dikenal sebagai direktur hubungan masyarakat di rumah mode ternama Dior, mengembuskan napas terakhir di lokasi kejadian. Menurut keterangan Wakil Jaksa Niort, Nicolas Leclainche, kecelakaan tersebut terjadi saat kendaraan yang mereka tumpangi mencoba mendahului kendaraan lain, namun justru bertabrakan dengan sebuah truk yang melaju dari arah berlawanan.

Profil dan Kiprah Sang Pasangan

Nicolas Altmayer (61) dikenal luas melalui kiprahnya bersama sang saudara, Éric Altmayer. Bersama-sama, mereka mendirikan perusahaan produksi Mandarin & Compagnie pada tahun 1996. Keduanya memainkan peran krusial dalam perfilman Prancis, dengan memproduseri karya-karya ikonik seperti seri OSS 117, Brice de Nice, hingga proyek terbaru Monsieur Aznavour. Dedikasi mereka diakui melalui berbagai nominasi César dan penganugerahan Prix Daniel Toscan du Plantier pada tahun 2017.

Di sisi lain, Mathilde Favier (57) adalah figur sentral dalam industri mode mewah. Setelah memulai karier di majalah Glamour dan sempat berkarya di Prada, ia mendedikasikan lebih dari satu dekade hidupnya untuk Dior. Rekan-rekan di industri mengenalnya bukan sekadar sebagai eksekutif yang ulung, melainkan sosok yang hangat, setia, dan penuh empati. Pada tahun 2024, ia bahkan sempat meluncurkan buku bertajuk Mathilde à Paris yang menggambarkan kecintaannya pada kota tersebut.

Gelombang Duka dari Rekan Sejawat

Kabar kepergian pasangan ini memicu curahan duka cita dari berbagai tokoh publik. Jean Dujardin, aktor yang sering bekerja sama dengan Nicolas Altmayer, mengungkapkan keterkejutan dan kesedihannya melalui media sosial. Begitu pula Franck Gastambide, yang menyebut Nicolas sebagai mentor sekaligus sosok ayah dalam kariernya.

Di dunia mode, kehilangan Mathilde Favier dirasakan sangat personal oleh rekan-rekannya. Jonathan Anderson, desainer kenamaan, menyebut Mathilde sebagai sosok yang paling bahagia, baik hati, dan dermawan yang pernah ia kenal. Cristina Cordula, sahabat dekat Mathilde selama 40 tahun, menuliskan penghormatan yang menyentuh hati mengenai loyalitas dan keceriaan Mathilde yang selalu mampu menularkan energi positif kepada orang di sekitarnya.

Marion Cotillard juga turut memberikan penghormatan emosional, menyebut keduanya sebagai “dua bintang cinta” yang pergi bersamaan. Ia menyoroti ketangguhan Mathilde dalam menghadapi berbagai tantangan hidup dengan senyum yang selalu menginspirasi.

Proses Penyelidikan Hukum

Pihak berwenang di Niort telah membuka penyelidikan resmi dengan dakwaan “homicide involontaire par conducteur” atau pembunuhan tidak disengaja oleh pengemudi. Langkah ini diambil untuk memastikan kronologi detail dan faktor penyebab kecelakaan yang merenggut nyawa pasangan tersebut. Kepergian Nicolas Altmayer dan Mathilde Favier meninggalkan lubang besar dalam industri kreatif Prancis, namun warisan karya dan kehangatan pribadi mereka akan terus dikenang oleh rekan, keluarga, dan para penggemar yang mencintai kontribusi mereka selama ini.

Kejadian ini menjadi pengingat pahit tentang betapa rapuhnya kehidupan. Meski dunia kehilangan dua figur berbakat, kenangan akan dedikasi mereka dalam film dan mode akan tetap abadi sebagai bagian dari sejarah budaya Prancis yang tak terpisahkan.