LaLiga 2026/2027 Dimulai: Wajah Baru Real Madrid hingga Kontroversi VAR di Laga Pembuka

Avatar Rizky

by

Published

Last update

2 menit

Read Time

Foto: Istimewa

Gayatri Putri News – 16 Agustus 2026 | Musim kompetisi LaLiga 2026/2027 resmi bergulir pada pertengahan Agustus 2026, menghadirkan dinamika baru yang penuh kejutan sejak pekan perdana. Meski kompetisi telah dimulai, tiga raksasa Spanyol yakni Real Madrid, Barcelona, dan Atletico Madrid belum tampil di lapangan pada jadwal awal. Hal ini dikarenakan adanya kebijakan khusus dari Asosiasi Pesepak Bola Spanyol (AFE) dan operator liga yang memberikan waktu istirahat tambahan bagi klub dengan pemain yang berlaga hingga babak semifinal Piala Dunia 2026.

Transformasi Taktikal dan Wajah Baru di LaLiga

Salah satu sorotan utama musim ini adalah perombakan besar-besaran di kursi kepelatihan. Sebanyak enam klub LaLiga memutuskan untuk memulai lembaran baru dengan pelatih anyar. Real Madrid menjadi pusat perhatian setelah resmi menunjuk Jose Mourinho sebagai pelatih kepala dengan kontrak berdurasi tiga tahun. Kehadiran pelatih asal Portugal ini diharapkan mampu membawa stabilitas dan kejayaan kembali ke Santiago Bernabeu setelah kegagalan pada musim sebelumnya yang melibatkan Xabi Alonso dan Alvaro Arbeloa.

Selain Real Madrid, beberapa klub lain juga melakukan langkah strategis dalam pemilihan nakhoda tim:

  • Athletic Club menunjuk Edin Terzic sebagai pengganti Ernesto Valverde.
  • Elche mempercayakan posisi pelatih kepada Martin Anselmi untuk satu musim ke depan.
  • Osasuna resmi merekrut Luis Miguel Ramis setelah memecat Alessio Lisci akibat performa yang kurang memuaskan.

Perubahan ini mencerminkan ambisi klub-klub LaLiga untuk meningkatkan daya saing di tengah ketatnya persaingan domestik dan Eropa.

Kontroversi Perwasitan dan Polemik VAR

Di balik antusiasme bergulirnya liga, pekan pembuka langsung diwarnai oleh insiden kontroversial dalam laga antara Deportivo Alaves dan Getafe. Pertandingan ini menjadi sorotan tajam setelah wasit Manuel Jesus Oriana mengeluarkan kartu merah langsung kepada pemain Getafe, Kiko Femenia, akibat tekel keras terhadap Adebayo Ripa.

Keputusan tersebut memicu perdebatan sengit, bukan hanya karena pelanggaran di lapangan, melainkan karena keterbatasan teknologi Video Assistant Referee (VAR). Pakar perwasitan Iturralde Gonzalez menyoroti kualitas gambar yang disajikan kepada wasit dalam proses peninjauan. Rekaman yang dianggap jauh dan tidak jelas membuat pengambilan keputusan menjadi sangat sulit, memicu kritik luas dari para komentator yang menuntut transparansi dan kualitas teknologi yang lebih baik di musim baru ini.

Manuver Transfer di Tengah Musim

Di luar lapangan hijau, aktivitas bursa transfer juga menjadi bumbu panas. Barcelona dikabarkan tengah berupaya keras untuk mendaratkan gelandang bintang Rodri. Klub asal Catalunya tersebut dilaporkan telah mengajukan tawaran ketiga yang nilainya melampaui 76 juta dolar. Langkah ini diambil sebagai upaya untuk memperkuat lini tengah mereka demi bersaing memperebutkan gelar juara musim ini, meskipun pihak Manchester City masih terus mempertahankan aset berharganya tersebut.

Secara keseluruhan, awal musim LaLiga 2026/2027 menunjukkan transisi yang menarik dengan banyaknya perubahan struktural pada klub-klub peserta. Meski sempat diwarnai kendala teknis terkait penggunaan VAR dan penundaan jadwal bagi tim besar, semangat kompetisi tetap tinggi. Para penggemar kini menantikan bagaimana racikan taktik pelatih baru akan beradu dengan filosofi sepak bola Spanyol yang terus berkembang, sekaligus menunggu kepastian nasib transfer besar yang akan menentukan kekuatan tim di sisa musim.