Destry Damayanti Menjadi Calon Tunggal Gubernur BI: Babak Baru Stabilitas Ekonomi Indonesia

Avatar Rizky

by

Published

Last update

2 menit

Read Time

Destry Damayanti Menjadi Calon Tunggal Gubernur BI: Babak Baru Stabilitas Ekonomi Indonesia

Foto: Istimewa

Gayatri Putri News – 11 Agustus 2026 | Jakarta kembali menjadi sorotan pasar keuangan nasional setelah pemerintah secara resmi mengajukan Destry Damayanti sebagai calon tunggal Gubernur Bank Indonesia (BI). Langkah ini diambil untuk mengisi kekosongan kursi pimpinan tertinggi bank sentral setelah Perry Warjiyo secara mengejutkan mengundurkan diri pada 26 Juli 2026 karena alasan pribadi. Pengumuman ini disampaikan langsung oleh Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi setelah menyerahkan Surat Presiden (Surpres) kepada pimpinan DPR RI di Senayan.

Destry Damayanti, yang saat ini memegang mandat sebagai Penjabat Sementara (Pjs) Gubernur BI, kini dipersiapkan untuk menempuh tahap uji kelayakan dan kepatutan atau fit and proper test di hadapan Komisi XI DPR RI. Kehadiran nama tunggal ini menandai kepercayaan pemerintah terhadap rekam jejak Destry dalam mengelola kebijakan moneter di tengah dinamika ekonomi yang penuh tantangan.

Menjaga Independensi di Tengah Tantangan Ekonomi

Penunjukan ini tidak hanya sekadar formalitas pergantian kepemimpinan, melainkan ujian besar bagi integritas bank sentral. Para pengamat ekonomi menilai bahwa tantangan utama bagi Gubernur BI yang baru adalah mempertahankan independensi lembaga di tengah mandat tambahan yang diberikan oleh Undang-Undang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan (UU P2SK). UU tersebut kini mewajibkan BI untuk turut mendukung pertumbuhan ekonomi nasional, di samping tugas utamanya menjaga stabilitas nilai tukar Rupiah dan laju inflasi.

Anggota Komisi XI DPR RI, Martin Manurung, menekankan bahwa sosok yang memimpin BI harus memiliki kemampuan komunikasi kebijakan yang sangat baik. Hal ini krusial untuk memberikan sinyal yang jelas kepada pasar, terutama di tengah ketidakpastian global yang masih membayangi. Koordinasi antara kebijakan moneter dan fiskal melalui Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) diharapkan tetap berjalan harmonis tanpa mengorbankan batas-batas independensi bank sentral.

Sentimen Positif di Pasar Keuangan

Kabar mengenai pengajuan calon tunggal ini memberikan dampak instan pada pergerakan pasar mata uang. Rupiah tercatat menunjukkan penguatan signifikan terhadap dolar Amerika Serikat segera setelah berita tersebut tersiar. Data pasar menunjukkan Rupiah menguat 0,79% ke level Rp17.755 pada penutupan perdagangan Senin (10/8/2026), melanjutkan tren positif yang telah terbentuk dalam sebulan terakhir.

Selain mengajukan calon Gubernur BI, pemerintah juga telah menyertakan nama-nama kandidat untuk mengisi posisi Deputi Gubernur Senior dan Deputi Gubernur yang saat ini jumlahnya berkurang satu orang. Mensesneg Prasetyo Hadi memastikan bahwa kandidat yang diajukan untuk posisi-posisi tersebut berasal dari kalangan internal bank sentral, sebuah langkah yang dinilai dapat menjaga kontinuitas kebijakan dan stabilitas organisasi di dalam tubuh BI.

Proses seleksi di DPR akan menjadi penentu apakah Destry Damayanti akan melanjutkan sisa masa jabatan Perry Warjiyo atau memulai periode lima tahun yang baru. Langkah pemerintah yang mengajukan calon tunggal ini mencerminkan keinginan kuat untuk segera memulihkan kepemimpinan definitif di Bank Indonesia guna menghadapi tantangan ekonomi yang semakin kompleks, sekaligus memastikan bahwa kepercayaan investor terhadap kebijakan moneter Indonesia tetap terjaga di tengah dinamika politik dan ekonomi global.