Jelang HUT ke-81 RI, Panglima TNI Tegaskan Jaminan Keamanan Nasional dan Imbau Waspada Hoaks

Avatar Rizky

by

Published

Last update

2 menit

Read Time

Jelang HUT ke-81 RI, Panglima TNI Tegaskan Jaminan Keamanan Nasional dan Imbau Waspada Hoaks

Foto: Istimewa

Gayatri Putri News – 11 Agustus 2026 | Jakarta – Menjelang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia, stabilitas keamanan nasional menjadi prioritas utama pemerintah. Panglima Tentara Nasional Indonesia (TNI) Jenderal TNI Agus Subiyanto memastikan pihaknya bertanggung jawab penuh atas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di seluruh penjuru Tanah Air selama momen bersejarah tersebut.

Pernyataan tersebut disampaikan Jenderal Agus usai menghadiri rapat koordinasi strategis di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, pada Senin (10/8/2026). Pertemuan ini dihadiri oleh pimpinan DPR RI, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo, serta jajaran kepala staf angkatan TNI. Fokus utama pertemuan adalah mematangkan persiapan pengamanan, termasuk Sidang Tahunan MPR RI yang akan dihadiri Presiden Prabowo Subianto pada 14 Agustus mendatang.

Sinergi TNI-Polri dalam Menjaga Kondusivitas

Dalam upaya menjamin situasi tetap kondusif, Panglima TNI menegaskan bahwa TNI dan Polri akan terus memperkuat sinergi melalui patroli rutin di berbagai wilayah. Langkah ini diambil untuk memastikan masyarakat dapat merayakan hari kemerdekaan dengan tenang dan penuh sukacita.

Panglima TNI juga menyoroti maraknya penyebaran informasi bohong atau hoaks di media sosial yang berpotensi memicu keresahan publik. Ia mengimbau masyarakat untuk tidak mudah terprovokasi oleh konten yang belum jelas sumber dan kebenarannya. Masyarakat diminta untuk tetap menjalani aktivitas sehari-hari secara normal dan tidak perlu khawatir berlebihan terhadap isu-isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan.

Waspada Pola Adu Domba

Senada dengan Panglima TNI, Wakil Ketua Komisi XIII DPR RI Andreas Hugo Pareira menyoroti adanya pola penyebaran konten lama, seperti video demonstrasi, yang dikemas seolah-olah merupakan kejadian terkini. Fenomena ini diduga sengaja dimanfaatkan oleh pihak-pihak tertentu untuk menggiring opini publik dan menciptakan perpecahan, serupa dengan pola yang pernah terjadi di masa lalu.

Pemerintah dan aparat penegak hukum kini dituntut untuk lebih tegas dalam mengusut penyebar konten provokatif. Masyarakat diimbau untuk selalu melakukan verifikasi atau cross-check terhadap setiap informasi yang diterima agar tidak terdistraksi dari isu-isu nasional yang lebih krusial, seperti pengawasan program pemerintah yang sedang berjalan.

Penguatan Kolaborasi di Daerah

Di sisi lain, semangat kolaborasi untuk menjaga stabilitas dan pembangunan juga terlihat di daerah. Peringatan HUT pertama Komando Daerah Militer (Kodam) XXII/Tambun Bungai di Palangkaraya menjadi bukti nyata sinergi antara TNI dan pemerintah daerah. Pangdam XXII/Tambun Bungai, Zainul Arifin, menegaskan bahwa kemitraan strategis merupakan modal utama dalam menghadapi tantangan wilayah, baik dalam penanganan bencana, pengamanan, maupun kesejahteraan masyarakat.

Secara keseluruhan, pemerintah berkomitmen untuk menjadikan peringatan HUT ke-81 RI sebagai perayaan yang inklusif dan dekat dengan rakyat. Dengan dukungan penuh dari aparat keamanan, diharapkan seluruh rangkaian acara kenegaraan dapat berjalan dengan lancar tanpa gangguan keamanan, sekaligus mempererat persatuan bangsa di tengah tantangan dinamika sosial yang ada.