Drama Transfer Benjamin Tahirović: Harapan Celtic Pupus di Tengah Rumor Liar

Avatar Rizky

by

Published

Last update

3 menit

Read Time

Drama Transfer Benjamin Tahirović: Harapan Celtic Pupus di Tengah Rumor Liar

Foto: Istimewa

Gayatri Putri News – 10 Agustus 2026 | Spekulasi mengenai masa depan gelandang Brøndby IF, Benjamin Tahirović, akhirnya menemui titik terang setelah muncul bantahan keras dari pihak klub Denmark tersebut. Rumor yang menyebutkan bahwa pemain berusia 23 tahun itu telah mencapai kesepakatan untuk bergabung dengan Celtic dipastikan tidak memiliki dasar yang kuat, sekaligus mengakhiri perdebatan panjang di kalangan pendukung klub Skotlandia tersebut.

Bantahan Tegas dari Pihak Klub

Kabar mengenai kepindahan Tahirović ke Celtic pertama kali mencuat melalui laporan media di Bosnia yang kemudian dengan cepat menyebar luas di Skotlandia. Narasi yang berkembang sempat memberikan kesan bahwa proses transfer sedang berada di tahap final. Namun, informasi tersebut langsung dibantah oleh jurnalis Tipsbladet, Farzam Abolhosseini, setelah melakukan konfirmasi langsung kepada sumber internal di Brøndby IF.

Pihak klub Denmark tersebut menunjukkan rasa frustrasi yang nyata terhadap beredarnya informasi palsu ini. Mereka menegaskan bahwa tidak ada negosiasi formal yang sedang berlangsung dengan Celtic. Bagi Brøndby, fokus utama manajemen saat ini adalah melakukan perampingan skuad, terutama melepas pemain dengan gaji tinggi guna menyeimbangkan neraca keuangan klub.

Profil dan Kebutuhan Taktis Celtic

Meskipun rumor kesepakatan tersebut tidak benar, ketertarikan Celtic terhadap Tahirović bukanlah hal yang sepenuhnya baru. Sang pemain memang sempat dipantau oleh Celtic dan Rangers sebelum akhirnya ia memutuskan bergabung dengan Brøndby dari Ajax pada Februari 2025. Profil fisik Tahirović yang memiliki tinggi 193 cm menjadikannya aset yang menarik bagi tim mana pun yang membutuhkan penguasaan lini tengah.

Berikut adalah beberapa keunggulan teknis yang dimiliki Tahirović:

  • Kemampuan fisik yang dominan dalam memenangkan duel udara di lini tengah.
  • Disiplin tinggi dalam memutus serangan lawan sebelum berkembang.
  • Ketenangan dalam mendistribusikan bola dan menjaga penguasaan permainan.
  • Pengalaman kompetitif di level internasional, termasuk empat penampilan di Piala Dunia 2026.

Bagi Celtic, penambahan pemain dengan karakteristik bertahan seperti Tahirović sebenarnya sangat dibutuhkan untuk mendampingi peran Callum McGregor. Namun, dengan gagalnya potensi transfer ini, tim pelatih kini harus mengalihkan pandangan ke target alternatif seperti Ivan Bašić yang memiliki fleksibilitas dan energi tinggi di lapangan tengah.

Dinamika Bursa Transfer Eropa

Situasi ini menjadi pengingat betapa cepatnya rumor dapat berkembang di bursa transfer musim panas 2026. Sementara Celtic mencari kestabilan, klub-klub lain juga tengah melakukan perombakan besar. Di Inggris, misalnya, Everton baru saja mendatangkan Christian Norgaard untuk memperkuat lini tengah mereka, sementara Newcastle United tengah beradaptasi dengan era baru di bawah asuhan pelatih Matthias Jaissle setelah kepergian Eddie Howe.

Di sisi lain, pemain veteran seperti Teemu Pukki, yang pernah memiliki masa sulit di Celtic, baru-baru ini menyatakan bahwa ia tidak memiliki beban psikologis saat kembali ke Skotlandia. Pukki mengakui bahwa kepindahannya ke Celtic di masa lalu terjadi terlalu cepat dalam kariernya, namun ia kini lebih memilih fokus pada tantangan baru bersama HJK di ajang kompetisi Eropa.

Kegagalan transfer Benjamin Tahirović ke Celtic memberikan pelajaran berharga mengenai pentingnya verifikasi informasi di tengah derasnya arus rumor media sosial. Meskipun Celtic kehilangan peluang mendapatkan pemain dengan profil fisik yang unik, mereka masih memiliki waktu untuk mencari solusi yang tepat sebelum musim kompetisi benar-benar menuntut kesiapan skuad yang mendalam. Fokus klub saat ini harus tetap pada identifikasi pemain yang benar-benar bisa memberikan kontribusi jangka panjang bagi ambisi mereka di kompetisi domestik maupun Eropa.