Gayatri Putri News – 10 Agustus 2026 | Lazio menutup rangkaian pertandingan pramusim mereka dengan catatan positif setelah meraih kemenangan dramatis 2-1 atas Frosinone di Stadion Benito Stirpe pada Minggu, 9 Agustus 2026. Sang kapten, Mattia Zaccagni, menjadi pahlawan kemenangan tim tamu melalui dwigol yang ia lesakkan, termasuk gol penentu di penghujung laga yang memastikan keunggulan Biancocelesti.
Pertandingan ini menjadi ujian krusial bagi kedua tim sebelum mereka terjun ke kompetisi resmi musim 2026-27. Pelatih Lazio, Gennaro Gattuso, menurunkan susunan pemain inti yang melibatkan Christos Mandas di bawah mistar gawang, dengan lini tengah yang dikomandoi oleh Nicolò Rovella, Fisayo Dele-Bashiru, dan Kenneth Taylor. Di sisi lain, Frosinone yang tampil sebagai tim promosi Serie A menunjukkan keberanian luar biasa di hadapan pendukungnya sendiri.
Dominasi dan Perlawanan Sengit
Frosinone sempat mengejutkan publik saat laga baru berjalan 12 menit. Memanfaatkan kesalahan antisipasi dari lini belakang Lazio, Calò sukses menjebol gawang Mandas setelah menerima umpan matang dari Kvernadze. Gol tersebut memaksa pasukan Gattuso untuk meningkatkan intensitas serangan mereka.
Respon Lazio datang sepuluh menit berselang. Melalui pergerakan apik dari sisi kanan, Adam Marušić mengirimkan umpan silang akurat ke dalam kotak penalti yang disambut dengan tendangan voli presisi oleh Zaccagni. Skor imbang 1-1 bertahan hingga turun minum, meski kedua tim sempat menciptakan beberapa peluang emas melalui aksi Cancellieri bagi Lazio dan Fini bagi Frosinone yang memaksa Mandas melakukan penyelamatan gemilang.
Evaluasi Taktik Gattuso
Memasuki babak kedua, intensitas permainan sempat menurun seiring dengan banyaknya pergantian pemain yang dilakukan oleh kedua pelatih untuk memantau kondisi fisik pemain. Gattuso bahkan mencoba bereksperimen dengan skema tiga bek di akhir pertandingan, sebuah langkah taktis yang menunjukkan bahwa tim masih dalam proses adaptasi.
Beberapa catatan penting dari laga ini bagi Lazio adalah sebagai berikut:
- Performa lini belakang yang masih memerlukan perbaikan terkait koordinasi.
- Kebutuhan akan ritme permainan yang lebih konsisten saat membangun serangan dari bawah.
- Ketergantungan pada kreativitas individu di saat kebuntuan taktis terjadi.
Momen penentu terjadi pada menit ke-90. Lazzari yang baru masuk melakukan penetrasi cepat ke dalam kotak penalti dan dijatuhkan oleh Corrado, memaksa wasit menunjuk titik putih. Zaccagni, yang maju sebagai eksekutor, tampil tenang dan mengirim bola ke arah yang salah, memastikan kemenangan 2-1 bagi tim tamu.
Secara keseluruhan, kemenangan ini memberikan suntikan kepercayaan diri bagi Lazio sebelum menghadapi Mantova di ajang Coppa Italia pada 16 Agustus mendatang. Meskipun masih ada celah dalam pertahanan, determinasi yang ditunjukkan oleh Zaccagni dan rekan-rekannya membuktikan bahwa kualitas individu dapat menjadi pembeda saat kolektivitas tim sedang diuji. Bagi Frosinone, penampilan solid melawan tim besar seperti Lazio menjadi modal berharga bagi mereka untuk mengarungi kerasnya persaingan di kasta tertinggi sepak bola Italia musim depan.
Menyampaikan apa yang harus disampaikan






