Gayatri Putri News – 13 Oktober 2026 | PT Chery Sales Indonesia (CSI) masih menunda keputusan terkait kemungkinan penarikan kembali atau recall Omoda 5 di Indonesia. Langkah ini diambil setelah Chery Malaysia resmi mengumumkan recall kendaraan tersebut menyusul insiden terlepasnya as roda belakang pada salah satu unit Omoda 5 saat melaju di jalan raya.
Chery Indonesia menyatakan hingga saat ini belum menerima laporan mengenai kejadian serupa di dalam negeri. Perusahaan tetap berkoordinasi dengan pihak global untuk menunggu hasil investigasi sebelum mengambil langkah lebih lanjut.
Kronologi Recall di Malaysia
Penarikan di Malaysia berkaitan dengan insiden terlepasnya as roda belakang pada salah satu unit Omoda 5 saat kendaraan sedang melaju. Insiden tersebut memicu kekhawatiran konsumen terhadap aspek keselamatan kendaraan listrik dan SUV asal Tiongkok itu.
Chery Malaysia bergerak cepat dengan mengumumkan recall sebagai bentuk tanggung jawab terhadap keselamatan pengguna. Langkah tersebut menjadi perhatian pasar otomotif di kawasan Asia Tenggara, termasuk Indonesia.
Respons Chery Indonesia
Pihak Chery Indonesia menegaskan bahwa keputusan resmi masih menunggu arahan dari Chery Global. Berikut sejumlah poin penting terkait sikap perusahaan:
- Belum ada laporan insiden serupa di Indonesia.
- Koordinasi dengan pihak global terus dilakukan untuk menunggu hasil investigasi.
- Keputusan recall di Indonesia masih dalam tahap penundaan sambil menunggu hasil investigasi global.
- Perusahaan berkomitmen mengutamakan keselamatan konsumen.
Dampak bagi Konsumen
Penundaan keputusan ini membuat sejumlah konsumen menanti kejelasan. Meski demikian, Chery Indonesia memastikan akan menginformasikan perkembangan terbaru secara resmi apabila hasil investigasi telah keluar.
Pasar otomotif nasional masih mencermati langkah Chery, mengingat Omoda 5 menjadi salah satu model andalan di segmen SUV. Kejelasan status recall di Indonesia akan menjadi perhatian publik dan pelaku industri.
Menyampaikan apa yang harus disampaikan






