Drama Liga Champions: Bayern Dikepung Firework, Barcelona ke Neraka Turki, Madrid dan Leipzig di Ujian Berat

Avatar Rizky

by

Published

Last update

4 menit

Read Time

Drama Liga Champions: Bayern Dikepung Firework, Barcelona ke Neraka Turki, Madrid dan Leipzig di Ujian Berat

Foto: Istimewa

Gayatri Putri News – 13 Oktober 2026 | JAKARTA – Matchday kedua Liga Champions 2026/2027 menyajikan rangkaian drama yang jauh dari kata biasa. Dari kembang api tengah malam di Norwegia hingga tekanan besar yang menghantui raksasa Eropa, kompetisi antarklub paling bergengsi di dunia itu kembali menegaskan reputasinya sebagai panggung penuh kejutan.

Bayern Munich Dikagetkan Aksi Tengah Malam di Stavanger

Persiapan Bayern Munich menuju laga tandang melawan Viking Stavanger diwarnai insiden tidak terduga. Sekitar pukul 01.15 dini hari waktu setempat, sejumlah orang tak dikenal menyalakan petasan dan kembang api di depan Hotel Radisson Blu Atlantic di pusat Kota Stavanger, Norwegia.

Ledakan tersebut berlangsung hampir dua menit dan kabarnya terdengar hingga kawasan pelabuhan. Bahkan lantai-lantai atas hotel bintang empat berlantai sepuluh itu disebut turut terkena dampak suara ledakan. Aparat kepolisian maupun petugas keamanan dilaporkan tidak datang ke lokasi kejadian.

Momen itu terjadi kurang dari 20 jam sebelum kick-off, memunculkan pertanyaan besar soal apakah istirahat para pemain Bayern terganggu. Meski demikian, tim asuhan Vincent Kompany tetap difavoritkan meraih hasil positif setelah membuka fase liga dengan kemenangan telak 5-0 atas FK Bodo/Glimt.

Satu catatan teknis menarik: laga di Stavanger menjadi pertandingan kompetitif kedua Bayern di atas lapangan sintetis. Sebelumnya, pada 22 November 2006, Die Roten bermain imbang 2-2 melawan Spartak Moskow dalam kondisi serupa.

Barcelona Hadapi Neraka Turki dan Jadwal Berat

Di sisi lain, Barcelona membawa modal sempurna ke Istanbul. Pasukan Hansi Flick baru saja menghancurkan Getafe di La Liga, hanya butuh satu menit untuk membuka keunggulan, dan kini bersiap menghadapi Galatasaray di Ali Sami Yen Spor Kompleksi, salah satu stadion paling panas di Eropa.

BlauGrana mengawali Liga Champions dengan kemenangan besar atas Feyenoord di Camp Nou. Namun, lawatan ke Turki menjadi awal dari rangkaian tiga laga tandang berat sebelum Clasico melawan Real Madrid, termasuk kunjungan ke markas PSG yang berstatus juara Eropa.

Flick dipastikan masih tanpa Raphinha yang harus diistirahatkan sebagai langkah pencegahan. Posisinya bisa diisi Gabriel Jesus, Gordon, atau Adeyemi, sebagaimana terbukti efektif saat melawan Getafe. Lamine Yamal tetap menjadi poros serangan dan kian mendekati status favorit untuk Ballon d’Or, meski Cubarsi juga disebut layak masuk perbincangan.

  • Perkiraan susunan Galatasaray: Cakir; Baris Alper Yilmaz, Davinson Sanchez, Bardakci, Jakobs; Torreira, Gabriel Sara; Yunus Akgun, Gundogan, Rafael Leao; Osimhen.
  • Perkiraan susunan Barcelona: Joan Garcia; Eric, Cubarsi, Gerard Martin, Xavi Espart; Rodri, Pedri; Lamine Yamal, Fermin, Gordon; Gabriel Jesus.

Atletico Madrid Wajib Menang di Metropolitano

Atletico Madrid memasuki laga kontra Manchester United dengan tekanan besar. Kekalahan tipis di Anfield dari Liverpool, meski sempat unggul lewat Marcos Llorente, membuat poin penuh di kandang menjadi harga mati. Jadwal berikutnya jauh lebih menantang: tandang ke Stuttgart lalu menjamu Bayern Munich.

Kabar baiknya, Atletico datang dengan kepercayaan diri tinggi setelah menang di Mendizorroza berkat gol Cuti Romero. Bek Argentina itu langsung menjelma menjadi pemimpin baru lini pertahanan, ditemani Hancko dan Grimaldo yang disebut meningkatkan kedalaman skuad.

Diego Simeone menolak larut dalam wacana final Liga Champions yang akan digelar di Metropolitano. Ia menegaskan timnya hanya fokus pada laga demi laga. Julian Alvarez diprediksi tetap menjadi starter meski belum mencetak gol, sementara Manchester United tiba dengan rekor terburuk dalam 40 tahun di Premier League dan empat laga tanpa kemenangan.

RB Leipzig di Titik Kritis

Tekanan serupa menghantui RB Leipzig. Setelah kalah dari debutan Como 1907, pasukan Martin Demichelis tidak punya pilihan selain mengalahkan PSV Eindhoven di kandang. Demichelis enggan terlena oleh kemenangan 6-0 atas Eintracht Frankfurt di Bundesliga, menyadari PSV asuhan Peter Bosz punya prinsip permainan menyerang yang mirip dengan timnya.

PSV sendiri mengawali fase liga dengan satu poin melawan Shakhtar Donetsk, sehingga duel di Red Bull Arena diprediksi berlangsung terbuka dan intens.

Jadwal dan Siaran Langsung

Laga Kick-off Stadion
Galatasaray vs Barcelona 21.00 waktu Spanyol Ali Sami Yen Spor Kompleksi
Atletico Madrid vs Manchester United 21.00 waktu Spanyol Metropolitano
RB Leipzig vs PSV Eindhoven 21.00 CEST Red Bull Arena
Viking Stavanger vs Bayern Munich 21.00 CEST SR-Bank Arena

Di Spanyol, laga Atletico melawan Manchester United disiarkan melalui M+ Liga de Campeones di platform Movistar Plus, sedangkan Galatasaray kontra Barcelona tersedia di M+ Liga de Campeones 2 serta Movistar Plus+.

Matchday kedua Liga Champions musim ini menegaskan satu hal: tidak ada tim yang bisa bersantai. Bayern harus menghadapi gangguan di luar lapangan, Barcelona menantang atmosfer paling intimidatif di Eropa, Atletico dan Leipzig berjuang menghindari tekanan yang menggunung, sementara Manchester United berupaya menghentikan keterpurukan. Liga Champions kembali membuktikan bahwa drama terbesar sering kali lahir bukan hanya dari sepak bola, tetapi juga dari segala hal yang mengelilinginya.

Editor: Rizky Zulianda
Penulis: Muhammad Nur

Sumber Berita: Tagesspiegel, BLICK.de, La Razon