Gayatri Putri News – 13 Oktober 2026 | São Paulo berhasil mengakhiri rentetan dua kekalahan beruntun di Campeonato Brasileiro setelah menundukkan Vitória dengan skor 2-1 dalam laga pekan ke-30 yang digelar di Stadion MorumBis, São Paulo, Sabtu malam waktu setempat. Kemenangan ini menjadi oase bagi Tricolor Paulista yang tengah berjuang menjauh dari tekanan zona degradasi, sekaligus memperpanjang rekor buruk Vitória yang belum pernah menang di laga tandang sepanjang kompetisi musim ini.
Jalannya Pertandingan
Sejak menit awal, São Paulo tampil mendominasi. Pasukan asuhan Dorival Júnior menguasai bola hingga mencapai 66 persen pada babak pertama dan terus menekan pertahanan Vitória melalui umpan-umpan silang ke kotak penalti. Tekanan tersebut akhirnya berbuah pada menit ke-19. Iago yang bergerak dari sisi kiri melepaskan umpan matang ke dalam kotak penalti, dan Calleri menyambutnya dengan sundulan tajam yang tak mampu dijangkau kiper Lucas Arcanjo. Gol itu membuka keunggulan tuan rumah sekaligus membangkitkan semangat para pendukung yang memadati stadion.
Namun, keunggulan São Paulo tidak bertahan hingga turun minum. Sebuah kelengahan di lini belakang membuat Vitória menyamakan kedudukan pada menit ke-39. Emmanuel Martínez menerima umpan dari Erick di mulut kotak penalti, lalu melepaskan tembakan keras yang mengenai Bobadilla sebelum berbelok arah dan mengecoh kiper Rafael. Gol tersebut menjadi pukulan telak bagi tuan rumah yang sempat menguasai jalannya pertandingan.
Keputusan Taktis Dorival Júnior
Memasuki babak kedua, Dorival Júnior melakukan sejumlah perubahan penting. Ia memasukkan Lucas Moura yang baru pulih dari operasi tendon Achilles setelah hampir enam bulan absen, serta Marcos Antônio. Kehadiran keduanya langsung mengubah dinamika permainan São Paulo yang sempat kehilangan kreativitas di babak pertama.
Dorival sebelumnya juga melakukan enam perubahan pada susunan pemain dibandingkan laga kontra Cruzeiro. Rafael, Newton, Lucas Ramon, Djhordney, Gustavo Santana, dan Iago masuk menggantikan Coronel, Rafael Tolói, Pedro Lima, Pablo Maia, Marcos Antônio, dan Wendell. Formasi 3-5-2 tetap dipertahankan, dengan Artur berperan sebagai gelandang serang dan duet Gustavo Santana-Calleri di lini depan.
Gol Kemenangan dan Peluang Terakhir Vitória
Pada menit ke-24 babak kedua, kerja sama apik kembali tercipta. Lucas Moura menginisiasi serangan yang berujung pada tembakan Gustavo Santana. Kiper Lucas Arcanjo masih mampu menepis bola, tetapi rebound yang jatuh tepat di kaki Calleri tidak disia-siakan. Penyerang asal Argentina itu mencetak gol keduanya malam itu dan memastikan tiga poin bagi São Paulo.
Vitória sempat memberikan perlawanan di menit-menit akhir. Mateus Silva mendapat peluang emas melalui skema bola silang, namun Rafael tampil sigap dengan penyelamatan jarak dekat yang krusial. Hingga peluit panjang berbunyi, skor tidak berubah.
Dampak pada Klasemen
Kemenangan ini membawa São Paulo mengoleksi 39 poin dan naik ke posisi kesembilan, sekaligus menjauhkan mereka delapan angka dari zona degradasi. Sementara itu, Vitória tertahan di peringkat ke-12 dengan 36 poin dan mencatatkan kekalahan tandang ke-10 sepanjang musim. Hasil ini juga mempertegas rekor tak terkalahkan São Paulo atas Vitória setiap kali bermain di MorumBis.
Fakta Pertandingan
| Keterangan | Detail |
|---|---|
| Skor Akhir | São Paulo 2-1 Vitória |
| Pencetak Gol | Calleri (19′ dan 69′), Emmanuel Martínez (39′) |
| Stadion | MorumBis, São Paulo |
| Penonton | 22.618 orang |
| Pendapatan Tiket | R$ 861.880 |
| Wasit | Bráulio da Silva Machado (SC) |
Agenda Selanjutnya
São Paulo akan menjamu Vasco pada pekan berikutnya, sementara Vitória harus bertandang ke markas Corinthians pada Senin, 19 Oktober, dalam lanjutan pekan ke-31. Laga tersebut menjadi ujian berat bagi Rubro-Negro yang masih mencari kemenangan pertama mereka di kandang lawan musim ini.
Kemenangan ini menjadi suntikan moral yang berarti bagi São Paulo di tengah tekanan yang sempat membayangi kursi kepelatihan Dorival Júnior. Meski sejumlah kesalahan lama masih terlihat, kembalinya Lucas Moura dan ketajaman Calleri memberikan harapan baru bagi Tricolor untuk menutup musim dengan lebih baik. Sebaliknya, Vitória harus segera berbenah jika tidak ingin semakin terjerumus ke papan bawah klasemen, mengingat persaingan di zona tengah semakin ketat menjelang akhir kompetisi.
Sumber Berita: Correio24Horas, ge.globo, Gazeta Esportiva, Correio do Povo
Penulis: Rusdianto
Editor: Rizky Zulianda
Menyampaikan apa yang harus disampaikan






