Gayatri Putri News – 12 Oktober 2026 | Jumlah investor pasar modal Indonesia menembus angka 32,17 juta pada akhir September 2026. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat pertumbuhan investor melampaui 50 persen sejak awal tahun, dengan tambahan 1,03 juta investor baru hanya pada bulan September.
Lonjakan tersebut menunjukkan minat masyarakat terhadap instrumen investasi di pasar modal semakin kuat. Namun, pertumbuhan jumlah investor juga membawa konsekuensi berupa meningkatnya kebutuhan edukasi mengenai produk investasi, risiko, serta pengelolaan keuangan yang bijak.
OJK dan Bibit Perluas Sosialisasi Reksa Dana Syariah
Menjawab kebutuhan tersebut, OJK bersama Bibit memperluas sosialisasi reksa dana syariah melalui Program PINTAR Reksa Dana. Kegiatan ini digelar di Yogyakarta pada 8–9 Oktober 2026.
Program edukasi itu diselenggarakan bersama Asosiasi Pelaku Reksa Dana dan Investasi Indonesia (APRDI). Peserta yang terlibat mencakup wartawan, mahasiswa, komunitas, hingga pelajar.
Rincian Pertumbuhan Investor Pasar Modal
Berikut gambaran singkat capaian investor pasar modal Indonesia berdasarkan data OJK:
| Indikator | Keterangan |
|---|---|
| Total investor akhir September 2026 | 32,17 juta |
| Pertumbuhan sejak awal tahun | Lebih dari 50 persen |
| Investor baru September 2026 | 1,03 juta |
Pentingnya Literasi Investasi
Peningkatan jumlah investor dinilai perlu diimbangi dengan pemahaman yang memadai tentang karakteristik produk investasi. Masyarakat diajak mengenali risiko, memahami mekanisme pasar, dan mengelola keuangan secara disiplin agar terhindar dari praktik investasi ilegal.
Melalui Program PINTAR Reksa Dana, OJK dan mitra terkait berupaya menjangkau berbagai kalangan, termasuk generasi muda dan komunitas. Pendekatan ini diharapkan memperkuat literasi keuangan sekaligus mendorong pertumbuhan investor yang berkualitas di pasar modal Indonesia.
Penulis: Muhammad Nur
Editor: Rizky Zulianda
Menyampaikan apa yang harus disampaikan






