Kirana Larasati Putus Kerja Sama Usai Dugaan Penipuan Emas

Avatar Rizky

by

Published

Last update

2 menit

Read Time

Kirana Larasati Putus Kerja Sama Usai Dugaan Penipuan Emas

Foto: Istimewa

Gayatri Putri News – 11 Oktober 2026 | Aktris Kirana Larasati menghentikan seluruh kegiatan promosi dan mengakhiri kerja sama profesionalnya dengan Nellava menyusul munculnya dugaan penipuan investasi emas dan perak yang merugikan puluhan konsumen. Keputusan tersebut diambil setelah keluhan dari para pembeli mencuat ke permukaan dan menjadi perhatian publik.

Dalam pernyataan yang diunggah melalui akun media sosialnya, Kirana menjelaskan bahwa pemutusan kontrak telah diproses melalui kuasa hukumnya pada 18 September 2026. Ia menegaskan bahwa langkah tersebut merupakan bentuk tanggung jawab moralnya sebagai figur publik yang namanya turut dikaitkan dengan perusahaan tersebut.

Kasus dugaan penipuan emas ini sendiri telah dilaporkan oleh 86 korban kepada Bareskrim Polri dengan perkiraan total kerugian mencapai Rp25 miliar. Para korban mengaku tidak menerima barang maupun pengembalian dana sesuai yang dijanjikan.

Bantahan Kirana Larasati

Kirana secara tegas membantah terlibat dalam pengelolaan operasional perusahaan maupun transaksi konsumen. Ia menyebut hubungan profesionalnya dengan perusahaan tersebut hanya berlangsung sekitar dua bulan.

Ia juga menyatakan tidak pernah menangani pengelolaan dana pelanggan, transaksi jual beli, pengiriman barang, ataupun proses pengembalian dana. Menurutnya, perannya terbatas pada kegiatan promosi sesuai perjanjian kerja sama yang disepakati.

Kronologi Singkat Kasus

Berikut sejumlah poin penting terkait kasus dugaan penipuan investasi emas dan perak yang menyeret nama Kirana Larasati:

  • Muncul keluhan dari sejumlah konsumen terkait investasi emas dan perak yang tidak sesuai janji.
  • Sebanyak 86 korban melaporkan kasus ini ke Bareskrim Polri.
  • Perkiraan kerugian yang dialami korban mencapai Rp25 miliar.
  • Kirana Larasati menghentikan kerja sama melalui kuasa hukumnya pada 18 September 2026.
  • Kirana membantah terlibat dalam pengelolaan dana dan transaksi konsumen.

Dampak bagi Konsumen

Kasus ini menjadi pengingat bagi masyarakat agar lebih berhati-hati dalam memilih produk investasi, terutama yang melibatkan figur publik sebagai wajah promosi. Kepercayaan konsumen kerap dibangun melalui sosok yang dikenal luas, sehingga penting bagi publik untuk tetap memeriksa legalitas dan rekam jejak perusahaan secara mandiri.

Hingga saat ini, proses hukum masih berjalan di Bareskrim Polri. Pihak berwenang diharapkan dapat mengusut tuntas aliran dana serta menentukan pihak-pihak yang bertanggung jawab atas kerugian para korban.