Marc Marquez Kritik Format Baru MotoGP 2027: Kompetisi Dinilai Makin Intens

Avatar Rizky

by

Published

Last update

2 menit

Read Time

Marc Marquez Kritik Format Baru MotoGP 2027: Kompetisi Dinilai Makin Intens

Foto: Istimewa

Gayatri Putri News – 08 Oktober 2026 | Pembalap Ducati, Marc Marquez, menyampaikan kritiknya terhadap format baru MotoGP 2027 yang akan mengubah struktur akhir pekan balapan secara signifikan. Perubahan tersebut telah dikonfirmasi oleh Grand Prix Commission dan mencakup pemisahan sesi kualifikasi untuk Sprint dan balapan utama, serta penggunaan mesin 850 cc. Kritik ini disampaikan Marquez saat rangkaian MotoGP Indonesia berlangsung di Sirkuit Mandalika.

Rincian Jadwal Akhir Pekan MotoGP 2027

Format akhir pekan yang baru mengatur ulang durasi setiap sesi latihan bebas dan kualifikasi. Berikut rincian jadwal yang akan diterapkan pada hari Jumat:

  • FP1: 45 menit
  • FP2: 30 menit
  • Sprint Qualifying: 15 menit

Hasil Sprint Qualifying pada hari Jumat tersebut akan menentukan posisi start pembalap pada balapan Sprint yang digelar hari Sabtu. Sementara itu, sesi kualifikasi untuk balapan utama tetap dijalankan sesuai jadwal yang berlaku, sehingga pembalap harus menghadapi dua sesi penentuan grid dalam satu akhir pekan.

Dampak Perubahan terhadap Strategi Tim

Perubahan format ini tidak hanya berdampak pada pembalap, tetapi juga pada strategi tim dan alokasi waktu di garasi. Dengan adanya sesi kualifikasi khusus Sprint, tim dituntut menyiapkan dua setelan motor yang berbeda dalam waktu singkat. Regulasi mesin 850 cc yang menyertai format baru ini juga menambah tantangan tersendiri bagi para teknisi dalam menyesuaikan performa motor.

Marquez menilai bahwa kepadatan jadwal dan tekanan kompetitif yang meningkat membuat setiap sesi menjadi sangat krusial. Menurutnya, format baru ini akan menguji konsistensi pembalap sekaligus memperketat persaingan di setiap sesi, mulai dari latihan bebas hingga balapan utama.

Kritik Marquez dan Respons Pihak Terkait

Sebagai pembalap berpengalaman, Marquez menyoroti bahwa perubahan format berpotensi mengurangi waktu istirahat dan pemulihan pembalap di antara sesi. Ia menilai intensitas yang lebih tinggi bisa berdampak pada keselamatan dan kualitas balapan jika tidak diimbangi dengan persiapan fisik yang memadai.

Meski demikian, keputusan Grand Prix Commission terkait format baru MotoGP 2027 sudah final. Sejumlah pihak menilai perubahan ini sebagai upaya meningkatkan daya tarik tontonan dan menjaga relevansi kompetisi di era baru. Perdebatan mengenai dampaknya bagi pembalap dan tim diperkirakan akan terus berlanjut menjelang musim 2027.