Dirlantas Polda Kalsel Edukasi Mahasiswa Uniska Tertib Berlalu Lintas, Wujudkan Polisi Bersama Masyarakat

Avatar Rizky

by

Published

Last update

3 menit

Read Time

Dirlantas Polda Kalsel Edukasi Mahasiswa Uniska Tertib Berlalu Lintas, Wujudkan Polisi Bersama Masyarakat

Foto: Istimewa

Gayatri Putri News – 08 Oktober 2026 | Direktur Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Kalimantan Selatan, Kombes Pol Dr Fahri Siregar, menyambangi Universitas Islam Kalimantan (Uniska) Muhammad Arsyad Al Banjari di Banjarmasin. Kedatangan orang nomor satu di jajaran lalu lintas Polda Kalsel itu bukan tanpa alasan, melainkan untuk memberikan edukasi kepada mahasiswa mengenai pentingnya tertib berlalu lintas. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya mewujudkan semangat “Polisi Bersama Masyarakat” yang selama ini digaungkan oleh kepolisian.

Dalam kegiatan yang berlangsung pada Kamis (8/10/2026) tersebut, Dirlantas menegaskan bahwa mahasiswa memiliki posisi strategis sebagai agen perubahan. “Mahasiswa ini menjadi elemen penting untuk menjadi pelopor keselamatan,” ujar Fahri di hadapan sivitas akademika Uniska.

Fahri menjelaskan bahwa seluruh sivitas akademika di lingkungan kampus memiliki peran penting untuk menjadi teladan keselamatan di jalan raya. Menurutnya, kampus bukan sekadar tempat menimba ilmu, tetapi juga laboratorium sosial yang membentuk karakter dan kesadaran hukum generasi muda.

Oleh karena itu, Dirlantas berharap kepada warga kampus, khususnya mahasiswa, untuk terus membangun budaya tertib berlalu lintas. Tidak hanya berhenti di lingkungan kampus, mahasiswa juga diminta turut aktif mengedukasi masyarakat luas agar sama-sama menjadikan keselamatan berkendara sebagai sebuah kebutuhan, bukan sekadar kewajiban.

Fahri menegaskan bahwa sebagai kaum intelektual, mahasiswa memiliki tanggung jawab besar untuk menjadi pelopor keselamatan berkendara dan tertib berlalu lintas di tengah masyarakat. Menurutnya, status akademis tidak hanya mencerminkan kecerdasan di dalam kelas, tetapi juga tercermin dari kedewasaan, kesadaran hukum, dan etika saat berada di jalan raya.

Dalam paparannya, Dirlantas menyoroti sejumlah perilaku berkendara yang kerap dilakukan mahasiswa dan masyarakat pada umumnya, seperti tidak menggunakan helm, menerobos lampu merah, melawan arus, hingga menggunakan ponsel saat mengemudi. Perilaku-perilaku tersebut dinilai menjadi penyebab utama tingginya angka kecelakaan lalu lintas di wilayah Kalimantan Selatan.

Untuk menekan angka fatalitas kecelakaan, kepolisian mengajak seluruh elemen masyarakat, termasuk mahasiswa, untuk menerapkan budaya tertib berlalu lintas dalam kehidupan sehari-hari. Berikut beberapa poin penting yang disampaikan dalam edukasi tersebut:

  • Selalu menggunakan helm berstandar SNI bagi pengendara sepeda motor.
  • Mematuhi rambu lalu lintas dan marka jalan.
  • Tidak menggunakan ponsel saat berkendara.
  • Melengkapi surat-surat kendaraan dan SIM yang masih berlaku.
  • Menjaga kecepatan kendaraan sesuai batas yang ditentukan.
  • Tidak berkendara dalam pengaruh alkohol atau obat-obatan terlarang.

Kegiatan edukasi di kampus Uniska ini merupakan salah satu rangkaian program Dirlantas Polda Kalsel dalam mendekatkan diri kepada masyarakat. Sebelumnya, Dirlantas juga menyambangi sejumlah kampung tertib lalu lintas sebagai bentuk nyata semangat “Polisi Bersama Masyarakat”.

Melalui pendekatan humanis dan edukatif, kepolisian berharap kesadaran masyarakat terhadap keselamatan berlalu lintas dapat meningkat secara signifikan. Kampus menjadi titik awal yang strategis karena mahasiswa dianggap mampu menjadi corong informasi yang efektif di lingkungan keluarga dan masyarakat.

Di akhir paparannya, Fahri mengajak seluruh peserta untuk bersama-sama membangun budaya tertib berlalu lintas. “Mari kita bangun budaya tertib dimulai dari kampus untuk menuju zero fatalitas korban kecelakaan,” tutupnya.

Dengan adanya edukasi ini, diharapkan mahasiswa Uniska dan kampus-kampus lain di Kalimantan Selatan dapat menjadi pelopor keselamatan berkendara. Sinergi antara kepolisian dan masyarakat, terutama generasi muda, menjadi kunci utama dalam menciptakan lalu lintas yang aman, tertib, dan bebas dari korban jiwa.

Sumber Berita: Barito Post

Penulis: Iman Satria

Editor: Mercurius