Gayatri Putri News – 08 Oktober 2026 | Dalam mengelola keuangan pribadi, penting untuk memahami berapa banyak dana yang benar-benar dapat digunakan setelah memenuhi kewajiban wajib. Konsep ini dikenal sebagai disposable income, yaitu pendapatan yang tersisa setelah dikurangi pajak langsung dan potongan wajib lainnya. Ukuran ini membantu seseorang menyusun anggaran dan menilai kemampuan keuangannya secara lebih realistis.
Besarnya penghasilan yang diterima belum tentu sama dengan dana yang dapat dibelanjakan atau ditabung. Oleh karena itu, disposable income menjadi dasar untuk memperkirakan ruang keuangan setelah kewajiban tertentu dipenuhi. Dalam keuangan pribadi, nilai ini dapat dialokasikan untuk konsumsi maupun tabungan.
Perbedaan Disposable Income dan Gross Income
Disposable income berbeda dari gross income atau penghasilan kotor. Gross income menunjukkan pendapatan sebelum pengurangan pajak dan potongan tertentu, sedangkan disposable income mencerminkan bagian pendapatan setelah pengurangan tersebut. Dengan kata lain, disposable income adalah pendapatan yang benar-benar tersedia untuk digunakan.
Rumus Disposable Income
Secara sederhana, rumus disposable income dapat dituliskan sebagai berikut:
| Komponen | Keterangan |
|---|---|
| Penghasilan Kotor | Total pendapatan sebelum pengurangan |
| Dikurangi: Pajak Langsung | Pajak yang dikenakan langsung pada individu |
| Dikurangi: Potongan Wajib | Iuran atau kewajiban lain yang bersifat mandatory |
| Disposable Income | Pendapatan yang tersisa dan siap digunakan |
Dengan memahami rumus ini, seseorang dapat menghitung berapa dana yang benar-benar bisa dialokasikan untuk kebutuhan sehari-hari, cicilan, investasi, atau tabungan. Langkah ini juga membantu dalam membuat keputusan keuangan yang lebih tepat.
Manfaat Menghitung Disposable Income
- Menyusun anggaran yang lebih akurat sesuai kemampuan riil.
- Menghindari pengeluaran melebihi pendapatan yang tersedia.
- Merencanakan tabungan dan investasi secara lebih terukur.
- Mengetahui kapasitas keuangan untuk memenuhi tujuan jangka panjang.
Sebagai informasi, artikel ini disusun berdasarkan sumber berita dari Suara Landak dengan judul “Rumus Disposable Income Mengukur Pendapatan yang Tersedia”. Penulis: Tim Redaksi Suara Landak. Editor: Redaksi Suara Landak.
Menyampaikan apa yang harus disampaikan






