Kekacauan Dunia Olahraga India: Serangan Monyet hingga Ancaman Bom Mewarnai Deretan Laga Internasional

Avatar Rizky

by

Published

Last update

4 menit

Read Time

Kekacauan Dunia Olahraga India: Serangan Monyet hingga Ancaman Bom Mewarnai Deretan Laga Internasional

Foto: Istimewa

Gayatri Putri News – 08 Oktober 2026 | Jagat olahraga India diwarnai sederet peristiwa tak biasa dalam sepekan terakhir. Mulai dari serangan monyet di tribun stadion, ancaman bom di arena kriket terbesar dunia, hingga lonjakan permintaan tiket yang luar biasa untuk duel klasik India melawan Pakistan. Berikut rangkuman lengkapnya.

Monyet Serang Penonton di Laga India vs Uruguay

Pemandangan langka terjadi di Salt Lake Stadium, Kolkata, saat tim nasional India menghadapi Uruguay dalam laga persahabatan internasional. Sebuah video viral memperlihatkan seekor monyet melompat ke arah salah satu dari sedikit penonton yang hadir di tribun, lalu tampak menggigit leher pria tersebut sebelum akhirnya kabur ketika sang penonton berusaha mengusirnya.

Insiden itu terjadi di tengah minimnya kehadiran suporter, meski East Bengal Club telah mengumumkan pembagian tiket gratis. Ribuan kursi terlihat kosong sepanjang pertandingan. Padahal, All India Football Federation (AIFF) dan pemerintah Benggala Barat juga telah mengambil langkah untuk mendorong kehadiran penggemar di stadion yang dikenal sebagai salah satu pusat sepak bola India tersebut.

Di atas lapangan, Uruguay tampil agresif dan menghajar India dengan skor 6-1. Pertandingan sempat terhenti sementara akibat badai petir. Hasil ini menjadi pukulan tersendiri bagi sepak bola India yang berharap dukungan penuh dari publik Kolkata.

Ancaman Bom Guncang Narendra Modi Stadium

Di Ahmedabad, Narendra Modi Stadium sempat dinyatakan siaga setelah menerima ancaman bom pada Rabu pagi, saat pertandingan Test tidak resmi kedua antara India U-19 dan Australia U-19 tengah berlangsung di Ground A. Ancaman serupa juga diterima sejumlah pengadilan tinggi serta sekolah dan perguruan tinggi di kota itu melalui surat elektronik.

Insiden berlangsung sekitar pukul 11.00 waktu setempat. Tim dari Unit Cyber kemudian mendatangi stadion untuk memeriksa surel yang mengancam akan mengganggu konser penyanyi Diljit Dosanjh yang dijadwalkan digelar di venue tersebut pada 21 November mendatang.

“Kami segera menginformasikan polisi setempat begitu menerima surel itu. Hal ini sudah beberapa kali terjadi sebelumnya, termasuk saat Piala Dunia 2023 dan IPL,” ujar Sekretaris Gujarat Cricket Association, Anil Patel.

Laporan menyebutkan para pemain awalnya tidak diberitahu tentang ancaman tersebut. Mereka baru mendapat informasi jauh setelahnya, dan kedua tim meninggalkan stadion sesuai prosedur setelah pukul 13.00.

Demam India vs Pakistan Pecahkan Rekor Tiket

Di sisi lain, antusiasme penggemar kriket justru mencapai titik tertinggi. International Cricket Council (ICC) mengungkapkan telah menerima lebih dari 100.000 permohonan tiket untuk laga India melawan Pakistan yang akan digelar pada 10 Oktober tahun depan dalam ajang ODI World Cup 2027.

Turnamen yang berlangsung di Afrika Selatan, Zimbabwe, dan Namibia pada 2 Oktober hingga 21 November 2027 itu mencatat lonjakan permintaan tiket menembus angka satu juta setelah sistem ballot dibuka pada 1 Oktober tahun ini. Lebih dari 320.000 penggemar telah mendaftar untuk memperebutkan tiket di berbagai pertandingan.

  • India vs Pakistan: lebih dari 100.000 permohonan tiket
  • Afrika Selatan vs India: lebih dari 86.000 permohonan
  • India vs Australia: lebih dari 80.000 permohonan

Laga India versus Pakistan memang selalu menjadi magnet terbesar dalam kalender kriket dunia, dan tingginya permintaan kali ini menegaskan rivalitas tersebut belum kehilangan daya tariknya.

Persiapan Skuad India Menuju Selandia Baru

Sementara itu, perhatian juga tertuju pada persiapan tim nasional kriket India menjelang rangkaian laga melawan Selandia Baru. India telah mengumumkan skuad 16 pemain untuk lima pertandingan T20I yang dimulai 22 Oktober di Christchurch dan berakhir 1 November, dengan Wellington, Auckland, dan Hamilton sebagai tuan rumah lainnya. Shreyas Iyer tetap dipercaya sebagai kapten, didampingi Tilak Varma sebagai wakil kapten.

Sejumlah nama besar justru absen, termasuk Rinku Singh, Washington Sundar, dan Krunal Pandya. Rinku sebenarnya tampil produktif di IPL 2026 dengan 295 run dalam 14 laga pada strike rate 148,99, namun harus tersingkir karena persaingan ketat di lini tengah. Bhuvneshwar Kumar kembali ke skuad T20I setelah hampir empat tahun, begitu pula Varun Chakaravarthy.

Untuk format ODI dan Test, skuad India diperkirakan diumumkan pekan depan. Lima pertandingan ODI melawan Selandia Baru akan dimulai 4 November di Auckland. Selektor disebut tengah memantau ketat pemain India A yang berlaga melawan Australia A untuk menentukan komposisi akhir, sekaligus menyiapkan skuad alternatif bagi dua ODI terakhir karena sejumlah pemain inti bakal fokus ke persiapan Test.

Deretan peristiwa ini menunjukkan betapa dinamisnya dunia olahraga India. Dari kejadian tak terduga di tribun hingga euforia tiket yang membludak, olahraga tetap menjadi denyut nadi yang menyatukan jutaan penggemar di negeri itu. Tantangan keamanan dan pengelolaan acara menjadi pekerjaan rumah tersendiri, sementara gairah suporter terhadap laga-laga besar tak pernah surut.

Sumber Berita: FPJ, News24, Moneycontrol, PTI

Penulis: Azhar Khan | Editor: Aditya Mallick