Gayatri Putri News – 07 Oktober 2026 | Gelandang senior tim nasional Thailand, Sarach Yooyen, menyampaikan permohonan maaf terbuka kepada para pendukung setelah timnya gagal meraih gelar juara Piala ASEAN FIFA 2026. Kegagalan tersebut terjadi setelah Thailand dikalahkan Indonesia pada laga final yang digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Minggu (5/10/2026).
Laga pamungkas yang disaksikan lebih dari 70 ribu penonton itu berlangsung ketat dan penuh drama. Thailand terpaksa bermain dengan sepuluh pemain sejak menit ke-81 setelah bek kanan Nicholas Mickelson menerima kartu kuning kedua yang berujung kartu merah.
Keunggulan jumlah pemain dimanfaatkan Indonesia untuk mencetak gol pada menit ke-84. Namun, Thailand mampu menyamakan kedudukan menjadi 1-1 lewat gol Ekkas Sanharun pada menit ke-87, sehingga laga dilanjutkan ke babak tambahan waktu.
Meski tampil dengan sepuluh pemain, Thailand disebut tetap memberikan perlawanan sengit hingga akhir pertandingan. Namun, hasil akhir tidak berpihak kepada mereka, dan mimpi meraih trofi Piala ASEAN 2026 harus pupus.
Sarach Yooyen, yang merupakan salah satu pemain senior di skuad Thailand, merasa bertanggung jawab atas kegagalan tersebut. Ia secara khusus menyampaikan permintaan maaf kepada seluruh masyarakat Thailand yang telah memberikan dukungan penuh sepanjang turnamen.
Dalam pernyataannya, Sarach mengaku kecewa dengan hasil akhir, tetapi tetap menghargai perjuangan rekan-rekannya yang telah berjuang maksimal di lapangan. Ia juga menegaskan bahwa kekalahan ini akan menjadi bahan evaluasi bagi tim untuk memperbaiki diri di masa mendatang.
Permintaan maaf dari Sarach Yooyen menjadi sorotan publik, terutama para penggemar sepak bola Thailand yang berharap tim kesayangan mereka bisa meraih gelar juara. Meski demikian, banyak pihak mengapresiasi sikap sportif dan tanggung jawab yang ditunjukkan oleh sang pemain.
Kegagalan Thailand di partai final Piala ASEAN 2026 ini menambah catatan panjang persaingan sengit antara Thailand dan Indonesia di kancah sepak bola Asia Tenggara. Indonesia sendiri berhasil memanfaatkan momentum bermain dengan keunggulan jumlah pemain untuk mengunci kemenangan.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak federasi sepak bola Thailand mengenai evaluasi menyeluruh pasca-turnamen. Namun, dukungan untuk tim nasional Thailand diprediksi akan tetap mengalir dari para suporter setia.
Penulis: Tim Redaksi Suara Landak
Editor: Tim Redaksi Suara Landak
Menyampaikan apa yang harus disampaikan






