Gayatri Putri News – 07 Oktober 2026 | Tim nasional Indonesia akhirnya mengakhiri penantian panjang selama 35 tahun dengan menjuarai FIFA ASEAN Cup 2026. Gelar bergengsi itu diraih setelah skuad Garuda mengalahkan Thailand melalui drama adu penalti di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, pada Senin (5/10/2026) malam WIB.
Pertandingan final berjalan sengit sejak menit awal. Kedua tim saling jual beli serangan dan tak mampu mencetak gol kemenangan hingga waktu normal berakhir. Skor imbang 2-2 memaksa laga dilanjutkan ke babak perpanjangan waktu, namun tak ada gol tambahan yang tercipta. Alhasil, juara harus ditentukan melalui tos-tosan dari titik putih.
Pada babak adu penalti, para penggawa Timnas Indonesia tampil tenang dan penuh percaya diri. Mereka sukses menaklukkan Thailand dengan skor 4-2, sekaligus memastikan trofi turnamen resmi kembali ke Tanah Air setelah terakhir kali diraih pada era 1990-an.
Sejarah Terulang di SUGBK
Kemenangan atas Thailand lewat adu penalti ini mengulang sejarah SEA Games 1991. Saat itu, Indonesia juga mengalahkan Thailand melalui drama tos-tosan dengan skor 4-3. Momen bersejarah tersebut seolah terulang kembali di hadapan puluhan ribu suporter yang memadati SUGBK.
Keberhasilan ini pun menjadi buah bibir di jagat sepak bola nasional. Salah satu sosok yang menyita perhatian adalah Yoo Jae-hoon, mantan asisten pelatih Timnas Indonesia yang kini menangani kiper Persija Jakarta. Ia turut menyoroti kematangan mental para pemain dalam menghadapi tekanan di partai puncak.
Rekap Jalannya Laga Final
| Babak | Hasil |
|---|---|
| Waktu Normal | 2-2 |
| Perpanjangan Waktu | Tidak Ada Gol |
| Adu Penalti | Indonesia 4-2 Thailand |
Dengan hasil ini, Timnas Indonesia resmi menutup dahaga gelar juara turnamen resmi yang telah berlangsung selama 35 tahun. Prestasi tersebut diharapkan menjadi titik balik kebangkitan sepak bola nasional di kancah internasional.
Menyampaikan apa yang harus disampaikan






