Gayatri Putri News – 07 Oktober 2026 | Pertandingan Siprus vs Latvia dalam lanjutan UEFA Nations League 2026/2027 Grup C2 berakhir dengan kemenangan dramatis tuan rumah 2-1 di GSP Stadium, Nicosia. Gol kemenangan Siprus lahir pada menit ke-90+4 melalui Marcus Edwards, memastikan tiga poin penuh bagi tim asuhan Akis Mantzios sekaligus memperpanjang tren positif mereka di kompetisi ini.
Kemenangan ini menjadi momen krusial bagi Siprus yang sempat tertinggal lebih dahulu. Latvia membuka keunggulan melalui Eduards Daskevics pada menit ke-57, memanfaatkan kelengahan lini belakang tuan rumah. Namun, Ioannis Kosti menyamakan kedudukan pada menit ke-70, sebelum Marcus Edwards memastikan kemenangan dramatis di penghujung laga.
Jalannya Pertandingan
Sebelum pertandingan, Siprus datang dengan modal empat poin dari tiga laga dan berada di posisi kedua grup, terpaut lima poin dari Montenegro yang memimpin klasemen. Latvia justru terpuruk di posisi keempat dengan hanya satu poin, belum meraih kemenangan sama sekali, dan hanya mencetak satu gol dalam perjalanan Grup C2.
Dalam laga ini, Siprus tampil mendominasi sejak awal. Kombinasi Marcus Edwards, Grigoris Kastanos, dan Ioannis Pittas beberapa kali merepotkan pertahanan Latvia. Namun, Latvia yang bermain disiplin justru mencuri keunggulan lebih dulu melalui Daskevics. Gol tersebut sempat membuat tuan rumah tertekan, tetapi Siprus mampu bangkit berkat perubahan strategi di babak kedua.
Pelatih Akis Mantzios tidak menghadapi masalah cedera serius, meski harus kehilangan Kostas Pileas yang terkena kartu merah saat melawan Armenia. Giorgos Malekkidis dipercaya mengisi posisi bek kiri, dan tampil cukup solid sepanjang pertandingan. Di sisi lain, Latvia harus melakukan penyesuaian di lini pertahanan setelah Roberts Savalnieks mengalami cedera, namun solusi yang diterapkan belum sepenuhnya berjalan mulus.
Statistik dan Catatan Penting
- Siprus: 4 poin dari 3 laga sebelum pertandingan, menang 2-0 atas Armenia di laga sebelumnya.
- Latvia: 1 poin dari 3 laga, tanpa kemenangan, hanya mencetak 1 gol dan kebobolan 4 gol.
- Pertemuan sebelumnya antara kedua tim berakhir imbang 0-0.
- Marcus Edwards menjadi penentu kemenangan Siprus dengan gol pada menit 90+4.
Kemenangan ini membuat Siprus semakin kokoh di posisi kedua Grup C2 dan memangkas jarak dengan Montenegro di puncak klasemen. Sementara itu, Latvia masih terpuruk di dasar klasemen dan harus segera mencari solusi atas krisis produktivitas mereka. Masalah utama Latvia adalah ketidakmampuan mencetak gol, dengan hanya satu gol dalam empat pertandingan terakhir.
Dampak bagi Kedua Tim
Bagi Siprus, hasil ini menjadi modal berharga untuk menjaga persaingan di papan atas grup. Performa solid lini pertahanan serta ketajaman Marcus Edwards di momen krusial menjadi senjata utama tim berjuluk I Galanolefki tersebut. Kepercayaan diri pemain pun diprediksi semakin meningkat menghadapi laga-laga berikutnya.
Sebaliknya, Latvia harus segera berbenah. Pelatih Latvia dituntut menemukan strategi efektif untuk mengatasi krisis pencetak gol, terutama karena lini depan menjadi persoalan utama sepanjang kompetisi. Tanpa perbaikan signifikan, peluang Latvia keluar dari zona kritis akan semakin sulit terwujud.
Hasil ini menegaskan bahwa pertandingan Siprus vs Latvia bukan sekadar laga biasa, melainkan ujian mental dan taktik bagi kedua tim. Siprus berhasil memanfaatkan keuntungan bermain di kandang, sementara Latvia masih mencari identitas permainan terbaiknya. Dengan kompetisi yang masih panjang, kedua tim memiliki kesempatan untuk memperbaiki posisi masing-masing di klasemen Grup C2.
Kemenangan dramatis ini menjadi bukti bahwa Siprus layak diperhitungkan di UEFA Nations League musim ini. Sementara Latvia, meski belum meraih hasil maksimal, masih memiliki peluang untuk bangkit jika mampu menyelesaikan persoalan di lini serang. Pertarungan di Grup C2 pun diprediksi semakin ketat hingga matchday terakhir.
Menyampaikan apa yang harus disampaikan






