Nunung Ungkap Penyebab Usaha Rumah Makan Miliknya Sepi di Solo

Avatar Rizky

by

Published

Last update

1 menit

Read Time

Nunung Ungkap Penyebab Usaha Rumah Makan Miliknya Sepi di Solo

Foto: Istimewa

Gayatri Putri News – 06 Oktober 2026 | Komedian senior Tri Retno Prayudati, yang lebih dikenal dengan nama panggung Nunung, mengungkapkan kejanggalan di balik penurunan omzet secara drastis pada usaha rumah makan miliknya di Solo, Jawa Tengah. Penurunan tajam tersebut dirasakan dalam dua hingga tiga bulan terakhir dan diduga berkaitan dengan penemuan benda mencurigakan di area warung.

Pihak keluarga yang mengelola warung makan tersebut mengaku berulang kali menemukan tanah kuburan di area halaman parkir hingga pintu masuk warung joglo. Penemuan yang terjadi lebih dari satu kali itu memicu dugaan adanya kejadian di luar nalar yang memengaruhi bisnis kulinernya.

Nunung menyebut bahwa kejadian tersebut bukan pertama kali terjadi. Ia menyampaikan hal itu secara terbuka kepada publik pada Senin, 5 Oktober 2026, seraya menunjukkan bukti penemuan yang membuatnya merasa ada sesuatu yang tidak wajar menimpa usaha rumah makannya.

Dampak pada Omzet Usaha Kuliner

  • Penurunan omzet dirasakan secara drastis dalam dua hingga tiga bulan terakhir.
  • Penemuan tanah kuburan terjadi berulang kali di halaman parkir dan pintu masuk warung.
  • Kejadian tersebut diduga menjadi penyebab sepinya pengunjung.

Meski demikian, belum ada penjelasan resmi terkait penyebab pasti dari penurunan jumlah pembeli selain dugaan adanya kejadian di luar nalar yang disebutkan oleh pihak keluarga.

Reaksi dan Harapan Pemilik Warung

Nunung berharap permasalahan yang menimpa usaha rumah makannya dapat segera teratasi sehingga warung kembali ramai dikunjungi pelanggan. Ia juga meminta doa dan dukungan dari masyarakat agar bisnis kulinernya bisa pulih seperti semula.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan lebih lanjut mengenai langkah yang akan diambil pihak keluarga untuk mengatasi kejadian tersebut.

Penulis: Redaksi Suara Landak
Editor: Redaksi Suara Landak