Geo Dipa Energi Kaji Penerbitan Green Bond untuk Pembangkit Panas Bumi

Avatar Rizky

by

Published

Last update

2 menit

Read Time

Geo Dipa Energi Kaji Penerbitan Green Bond untuk Pembangkit Panas Bumi

Foto: Istimewa

Gayatri Putri News – 06 Oktober 2026 | PT Geo Dipa Energi (Persero) tengah mengkaji opsi skema pembiayaan kreatif melalui penerbitan obligasi berwawasan lingkungan atau green bond. Langkah ini ditempuh untuk memenuhi kebutuhan modal pembangunan proyek energi panas bumi tanpa harus melakukan penawaran umum perdana saham atau IPO.

Opsi instrumen keuangan tersebut disiapkan oleh manajemen guna mempertahankan kendali penuh atas kepemilikan lembaga geothermal di bawah naungan Kementerian Keuangan tersebut agar tidak berpindah ke pihak swasta. Direktur Utama PT Geo Dipa Energi (Persero), Yudistian Yunis, menegaskan keunggulan penggunaan skema obligasi dibandingkan mekanisme pelepasan saham ke publik.

Alasan Memilih Green Bond Dibandingkan IPO

Selain itu, green bond memiliki daya tarik tersendiri bagi investor yang peduli terhadap isu lingkungan. Dana yang dihimpun dari instrumen ini akan digunakan secara khusus untuk membiayai proyek-proyek ramah lingkungan, termasuk pembangkit listrik tenaga panas bumi.

Manfaat Penerbitan Green Bond

Penerbitan green bond menawarkan sejumlah manfaat bagi perusahaan maupun investor. Berikut beberapa di antaranya:

  • Mempertahankan kendali penuh perusahaan tanpa perlu melepas saham ke publik.
  • Menarik minat investor yang berfokus pada investasi berkelanjutan.
  • Mendukung pembiayaan proyek energi terbarukan yang ramah lingkungan.
  • Meningkatkan citra perusahaan sebagai pelaku usaha yang peduli terhadap lingkungan.
  • Memberikan alternatif pendanaan selain pinjaman bank konvensional.

Komitmen terhadap Energi Terbarukan

Langkah Geo Dipa Energi ini sejalan dengan komitmen pemerintah dalam mengembangkan energi terbarukan. Pembangkit panas bumi menjadi salah satu fokus utama karena potensinya yang besar di Indonesia.

Dengan skema green bond, perusahaan berharap dapat mempercepat pembangunan proyek panas bumi yang selama ini terkendala keterbatasan modal. Selain itu, penerbitan obligasi hijau ini diharapkan dapat menjadi contoh bagi perusahaan lain dalam mencari sumber pendanaan yang tidak mengorbankan kendali negara.

Hingga saat ini, manajemen Geo Dipa Energi masih melakukan kajian mendalam terkait struktur, tenor, dan target investor dari green bond yang akan diterbitkan. Perusahaan belum menetapkan jadwal pasti untuk penerbitan instrumen tersebut.