Klopp Tertekan: Jerman Gagal Taklukkan Yunani, Portugal Melaju Tanpa Ronaldo

Avatar Rizky

by

Published

Last update

3 menit

Read Time

Klopp Tertekan: Jerman Gagal Taklukkan Yunani, Portugal Melaju Tanpa Ronaldo

Foto: Istimewa

Gayatri Putri News – 06 Oktober 2026 | Jerman kembali menelan hasil mengecewakan dalam lanjutan UEFA Nations League. Bermain di Thessaloniki, Minggu, skuad asuhan Jürgen Klopp hanya mampu bermain imbang 0-0 melawan Yunani, sebuah hasil yang membuat posisi mereka di Grup A2 semakin sulit menjelang dua laga penentuan pada November mendatang.

Yunani Kembali Persulit Jerman

Laga di Thessaloniki berlangsung sengit sejak awal. Kiper Jerman, Jonas Urbig, langsung dipaksa melakukan penyelamatan penting pada menit kedua setelah menepis sundulan Fotis Ioannidis. Setelah momen tersebut, Die Mannschaft mendominasi penguasaan bola, menyelesaikan lebih banyak umpan, dan menciptakan sejumlah peluang emas.

Jerman sempat berpikir telah membuka keunggulan melalui penyerang Eintracht Frankfurt, Jonathan Burkardt, sekitar menit ke-30. Namun, wasit asal Prancis, Clément Turpin, menganulir gol tersebut setelah intervensi VAR karena adanya handball dari Tom Bischof jauh sebelum gol terjadi.

Meski diperkuat pemain-pemain dinamis seperti Lennart Karl dan Derry Scherhant, penyelesaian akhir Jerman tetap tumpul. Klopp mencoba menyegarkan serangan pada 30 menit terakhir dengan memasukkan Nick Woltemade dan bintang Cologne, Said El Mala, menggantikan Burkardt dan Karl. Namun, pertahanan Yunani yang digalang pelatih Ivan Jovanović tetap rapat dan terorganisir.

  • Penyelamatan gemilang Jonas Urbig pada menit ke-2.
  • Gol Jonathan Burkardt dianulir VAR karena handball Tom Bischof.
  • Peluang terbaik Yunani di akhir laga melalui Georgios Masouras.

Rekor Buruk Klopp di Kursi Pelatih

Hasil imbang ini memperpanjang catatan kurang mengesankan Klopp bersama tim nasional Jerman. Dari empat laga yang telah dijalani, ia hanya meraih satu kemenangan (2-0 atas Serbia), dua hasil imbang (1-1 melawan Belanda dan 0-0 kontra Yunani), serta satu kekalahan (0-1 dari Yunani pekan sebelumnya).

Meski begitu, Klopp mengaku terkesan dengan performa anak asuhnya. Ia menyebut timnya tampil luar biasa di babak pertama, dengan intensitas dan kualitas yang menurutnya di luar dugaan. “Saya sangat, sangat terkesan dengan tim ini. Jika ada, saya lebih terkejut secara positif daripada kecewa,” ujarnya usai pertandingan.

Klopp juga menyoroti penurunan ketajaman serangan setelah menit ke-60, yang sebagian ia kaitkan dengan padatnya jadwal pertandingan. Ia menegaskan bahwa mulai November ia akan memangkas skuad menjadi 23 atau 24 pemain, setelah sebelumnya menggunakan dua kelompok pemain berbeda berisi 22 orang untuk mengevaluasi banyak nama.

Posisi Grup A2 Semakin Panas

Dengan hasil ini, Yunani mengoleksi delapan poin dari empat pertandingan, sama dengan Belanda yang mengalahkan Serbia 2-1 di Eindhoven melalui gol kemenangan Joshua Zirkzee. Sementara itu, Jerman tertahan di posisi ketiga dengan lima poin, dan Serbia belum meraih angka sama sekali.

Tim Poin
Yunani 8
Belanda 8
Jerman 5
Serbia 0

Jerman wajib meraih kemenangan atas Serbia dan Belanda pada pertengahan November jika ingin menjaga asa lolos ke perempat final. Tekanan pun semakin besar bagi Klopp yang sebelumnya mencatatkan eliminasi mengecewakan di Piala Dunia melalui adu penalti melawan Paraguay di babak 16 besar.

Portugal Melaju Tanpa Ronaldo

Di Porto, Portugal memastikan diri sebagai tim pertama yang lolos ke perempat final Nations League setelah mengalahkan Norwegia 2-1. Kemenangan ini diraih tanpa kehadiran bintang mereka, Cristiano Ronaldo, yang meninggalkan pemusatan latihan pada Rabu setelah diparkir di bangku cadangan oleh pelatih Jorge Jesus.

Norwegia sempat mengejutkan tuan rumah melalui gol spektakuler Kristoffer Ajer dari luar kotak penalti. Namun, Joao Cancelo menyamakan kedudukan dengan penyelesaian keras, sebelum Goncalo Ramos memastikan kemenangan pada menit ke-86. Hasil ini membuat Portugal mengoleksi 12 poin dari empat laga dan dipastikan finis di puncak Grup 4.

Usai laga, Jesus menyatakan pintu tim nasional tetap terbuka bagi Ronaldo yang kini berusia 41 tahun, namun kepulangannya sepenuhnya menjadi keputusan sang pemain. “Jika dia mau, dia akan kembali ke tim nasional. Kita bisa bicara sebelum pemanggilan berikutnya, tetapi Cris yang akan memutuskan,” tegas Jesus kepada wartawan.

Kontras dengan Portugal yang melaju mulus, Jerman masih harus berjuang keras. Dua laga tersisa akan menjadi ujian berat bagi Klopp untuk membuktikan bahwa proyeknya bersama Die Mannschaft berjalan sesuai rencana. Tanpa perbaikan ketajaman di lini depan, mimpi Jerman untuk melangkah jauh di Nations League bisa pupus lebih cepat dari yang diharapkan.

Penulis: Redaksi Olahraga
Editor: Tim Editor Sepak Bola

Sumber Berita: AFP, AP, TASS, dan laporan langsung dari Thessaloniki dan Porto.