Gayatri Putri News – 06 Oktober 2026 | Tim nasional Indonesia akhirnya mengakhiri penantian panjang untuk meraih gelar bergengsi di kancah sepak bola Asia Tenggara. Skuad Garuda resmi keluar sebagai juara FIFA ASEAN Cup 2026 setelah menaklukkan Thailand dalam partai final yang berlangsung dramatis di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Selasa, 5 Oktober 2026. Kemenangan ini dipastikan melalui drama adu penalti dengan skor akhir 4-2.
Laga final tersebut berjalan dengan tensi tinggi sejak menit awal. Kedua tim saling jual beli serangan, namun tidak ada gol yang tercipta hingga babak pertama usai. Indonesia baru bisa memecah kebuntuan pada menit ke-84 melalui sepakan Dean James. Gol tersebut langsung disambut sorak-sorai gemuruh dari para pendukung tuan rumah yang memadati stadion kebanggaan nasional itu.
Namun, keunggulan Indonesia tidak bertahan lama. Thailand berhasil menyamakan kedudukan hanya tiga menit berselang. Iklas Sanron sukses memanfaatkan umpan matang dari Seksan Ratree pada menit ke-87, memaksa laga berlanjut ke babak tambahan waktu. Skor 2-2 bertahan hingga waktu normal dan perpanjangan waktu berakhir, sehingga pemenang harus ditentukan melalui adu penalti.
Dalam babak tos-tosan tersebut, para penendang Indonesia tampil lebih tenang dan klinis. Kiper timnas Indonesia juga menjadi pahlawan dengan menggagalkan dua eksekusi penalti Thailand. Berikut adalah rangkuman jalannya pertandingan final:
- Menit 84: Dean James membuka keunggulan Indonesia dengan sepakan akurat.
- Menit 87: Iklas Sanron menyamakan kedudukan untuk Thailand memanfaatkan assist Seksan Ratree.
- Adu Penalti: Indonesia menang 4-2 setelah kiper berhasil menepis dua penalti Thailand.
Kemenangan ini menjadi momen bersejarah bagi sepak bola Indonesia. Gelar FIFA ASEAN Cup 2026 ini sekaligus mengakhiri dahaga trofi di level regional yang sudah lama dinantikan oleh seluruh pecinta sepak bola tanah air. Perayaan pun langsung mewarnai lapangan SUGBK begitu wasit meniup peluit panjang tanda berakhirnya adu penalti.
Pelatih timnas Indonesia dalam keterangan singkatnya menyampaikan rasa bangga terhadap perjuangan para pemain. Ia menilai mentalitas dan kerja keras seluruh elemen tim menjadi kunci utama keberhasilan ini. Dukungan penuh dari suporter yang hadir langsung di stadion juga disebut sebagai energi tambahan bagi para pemain di lapangan.
Dengan hasil ini, Indonesia menorehkan sejarah baru dalam kompetisi sepak bola Asia Tenggara di bawah naungan FIFA. Trofi ini diharapkan menjadi pijakan untuk prestasi yang lebih tinggi di ajang internasional mendatang. Sementara itu, Thailand harus puas dengan posisi runner-up setelah berjuang keras hingga drama adu penalti.
Artikel ini disusun berdasarkan laporan dari Suara Landak. Penulis: Redaksi Suara Landak. Editor: Redaksi Suara Landak.
Menyampaikan apa yang harus disampaikan






