Ahmad Dani Ditemukan tak Bernyawa di Pondokan Gang PGA, Diduga Sudah Dua Hari Meninggal

Avatar Rizky

by

Published

Last update

2 menit

Read Time

Ahmad Dani Ditemukan tak Bernyawa di Pondokan Gang PGA, Diduga Sudah Dua Hari Meninggal

Foto: Istimewa

Gayatri Putri News – 05 Oktober 2026 | Seorang pria bernama Ahmad Dani (44) ditemukan tak bernyawa di sebuah pondokan atau rumah kosong di Gang PGA RT 03, Kelayan A, Kelurahan Kelayan Dalam, Kecamatan Banjarmasin Selatan, pada Minggu (4/10/2026) sekitar pukul 14.00 WITA. Korban ditemukan terbaring di lantai kamar dengan hanya mengenakan celana dalam, sementara ruangan tempatnya tinggal hanya disekat kain sebagai dinding.

Pondokan yang berada di bantaran sungai itu diketahui ditempati korban seorang diri. Di sekitar jasad korban ditemukan berbagai jenis obat yang diduga digunakan untuk mengatasi penyakit lever dan jantung. Selama ini korban juga dikenal sering mendatangi puskesmas untuk berobat. Warga sekitar menduga korban telah meninggal sekitar dua hari sebelum jasadnya ditemukan.

Keluarga Datang ke Kamar Jenazah

Kabar penemuan jasad Ahmad Dani kemudian sampai kepada pihak keluarga. Kakak korban, Syahrani (48), datang ke kamar jenazah RSUD Ulin Banjarmasin setelah mendapat informasi dari orang yang mengenal korban. Syahrani mengaku sudah sekitar lima tahun tidak bertemu dengan adiknya tersebut.

“Saya sudah lama tidak ketemu, lima tahun lalu, dan dulu sering dimodali usaha dengan adik saya ini,” ujarnya.

Pihak keluarga menolak dilakukan autopsi terhadap jenazah Ahmad Dani. Keluarga hanya menyetujui pemeriksaan luar karena korban diduga meninggal akibat sakit. Dani merupakan anak keempat dari lima bersaudara, dan anak korban disebut telah lama meninggal dunia.

Kronologi Penemuan dan Keterangan Warga

Korban pertama kali ditemukan oleh tetangganya yang kemudian melaporkan kejadian tersebut kepada Ketua RT 08, Rais (51). Menurut Rais, korban sehari-hari bekerja sebagai tukang sampah dan sebelumnya sempat terlihat warga sekitar dua hari lalu.

“Korban ini dalam kesehariannya sebagai tukang sampah, mendadak sakit. Padahal ada warga yang melihatnya dua hari lalu dan cukup terbuka di lingkungan tersebut,” kata Rais.

Keluarga berharap bantuan warga untuk memandikan dan memakamkan jenazah korban. Korban diketahui berasal dari kawasan Pekapuran Gang Makmur dan selama ini meninggalkan seorang cucu bernama Amin (8). Namun, bocah tersebut disebut sering pergi dan tidak diketahui keberadaannya.

Keterangan Kepolisian

Kapolsek Banjarmasin Selatan Kompol Christugus Lirens melalui Kanit Iptu Sudirno mengatakan pihaknya telah melakukan pendataan terkait temuan tersebut.

“Yang bersangkutan meninggal karena sakit lever dan jantung, hal itu sesuai obat yang ditemukan di rumahnya,” pungkasnya.

Hingga kini, kasus ini tidak dilanjutkan ke proses autopsi sesuai permintaan keluarga, dan jenazah diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan.

Sumber Berita: Barito Post (baritopost.co.id)
Penulis: Arsuma
Editor: Mercurius