Gayatri Putri News – 05 Oktober 2026 | Nama Fran García-Huidobro kembali menjadi perbincangan hangat di jagat hiburan dan olahraga. Presenter yang dikenal sebagai “Dama de Hierro” dunia farándula Chili itu tengah berada di pusat berbagai dinamika, mulai dari persaingan program televisi, kritik terhadap rekan sesama panelis, hingga sorotan terhadap atlet sepak bola Spanyol yang kebetulan memiliki nama serupa, Fran García.
Duel Program Hiburan: Alfombra Roja versus Plan Perfecto
Stasiun televisi Canal 13 resmi menghadirkan kembali program “Alfombra Roja” (AR) pada Senin ini. Program bergenre hiburan tersebut sempat lama absen dari layar kaca dan kini kembali dengan duet Millaray Viera serta Ignacio Gutiérrez sebagai pembawa acara.
Kehadiran AR langsung memanaskan persaingan slot waktu dengan “Plan Perfecto” milik Chilevisión yang digawangi Fran García-Huidobro bersama Eduardo de la Iglesia. Menariknya, salah satu bintang baru AR adalah Francisca Merino, aktris yang sebelumnya justru menjadi bagian dari program kompetitor tersebut.
Dalam momen perpisahannya, García-Huidobro sempat melontarkan pesan yang dianggap sebagai sindiran. Ia menegaskan bahwa program barunya tidak akan menyajikan farándula secara murni, melainkan lebih menonjolkan sisi “hiburan dan glamor”.
Pernyataan itu tidak dibiarkan begitu saja. Gutiérrez merespons dengan tegas melalui wawancara dengan Página 7. “Di sini kami tetap menghadirkan spektakel dan farándula. Tentu saja semua topik akan kami bahas, hanya saja sudut pandang kami berbeda,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa acaranya akan menampilkan emosi yang natural. “Semua topik akan kami sentuh. Kadang kami akan marah, kadang tertawa terbahak-bahak, seperti kehidupan itu sendiri,” lanjut Gutiérrez.
Senada dengan rekannya, Millaray Viera turut menyampaikan pesan khusus kepada sahabatnya. “Menjawab sahabatku Fran García-Huidobro: kami akan membahas semua topik, kawan, satu per satu,” tegasnya.
Kritik Pedas untuk Marcela Vacarezza
Selain dinamika persaingan program, Fran García-Huidobro juga menjadi sorotan karena sikap kritisnya terhadap Marcela Vacarezza. Hal ini bermula dari konflik rumah tangga antara penyanyi Douglas dan Ana Sol Romero yang kembali mencuat ke publik.
Vacarezza, yang menjabat sebagai panelis di program “Hay que decirlo”, secara terbuka membela Douglas dan mempertanyakan sejumlah bukti yang diajukan pihak Ana Sol. Ia bahkan menegaskan bahwa loyalitasnya berada di pihak sang penyanyi.
Menanggapi hal tersebut, García-Huidobro memberikan komentar tajam dalam program “Primer Plano”. Ia menilai bahwa seorang teman sebaiknya tidak perlu berkomentar terlalu jauh dalam persoalan rumah tangga orang lain.
“Saya rasa, ketika kita menjadi teman, lebih baik tidak berkomentar, karena persahabatan bisa tercampur di dalamnya,” ujarnya.
Ia juga menyoroti pentingnya pengendalian narasi dalam konflik publik. Menurutnya, ketika tuduhan perselingkuhan, alkoholisme, kekerasan ekonomi, psikologis, hingga perundungan muncul ke permukaan, pihak yang terlibat harus mampu mengelola cerita mereka sendiri.
García-Huidobro kemudian menegaskan bahwa kritiknya bukanlah persoalan personal dengan Vacarezza. “Marcela, saya katakan ini lima kali agar jelas, supaya kamu tidak menganggap ini masalah pribadi antara kita. Ini murni kasus Ana Sol dan Douglas,” tegasnya.
Fran García, Nama yang Bersinar di Lapangan Hijau
Di sisi lain, nama Fran García juga mencuat di dunia olahraga, meski merujuk pada sosok yang berbeda, yakni bek kiri Real Betis yang memperkuat timnas Spanyol. Pemain berusia muda itu baru saja menjalani laga internasional melawan Republik Ceko dalam ajang Liga Nations di Stadion Carlos Tartiere, Oviedo.
Pertandingan tersebut menjadi momen spesial bagi Fran García karena ia kembali mengenakan seragam La Roja setelah tiga tahun absen. Ia tampil sebagai starter dan bermain penuh selama 90 menit dalam kemenangan 3-1 atas Republik Ceko.
“Saya senang, apalagi bisa bermain di rumah bersama para penggemar. Saya berterima kasih atas dukungan dan kasih sayang yang selalu mereka tunjukkan,” ujar Fran García kepada TVE.
Ia mengakui bahwa laga tersebut tidak berjalan mudah. Menurutnya, Republik Ceko sempat memberikan tekanan di babak kedua, namun kontribusi pemain pengganti membantu Spanyol mempertahankan kendali permainan.
“Di sini tidak ada pertandingan yang mudah. Semua pemain berada di kapal yang sama dan memberikan yang terbaik,” tambahnya.
Fran García masuk dalam skuad Luis de la Fuente menyusul cedera yang dialami Alejandro Grimaldo. Ia bersaing dengan Marc Cucurella untuk mengisi posisi bek kiri. Sebelumnya, Fran García telah mencatat dua caps bersama timnas Spanyol pada Oktober 2023 melawan Skotlandia dan Norwegia, saat masih berseragam Real Madrid.
Dinamika Nama yang Terus Menjadi Perhatian
Baik di dunia hiburan maupun olahraga, nama Fran García terus menarik perhatian publik. Di televisi, Fran García-Huidobro menunjukkan ketegasannya dalam menyikapi persaingan program dan konflik selebritas. Sementara di lapangan hijau, Fran García membuktikan kualitasnya sebagai bek andalan timnas Spanyol.
Kedua sosok ini, meski berbeda latar belakang, sama-sama menunjukkan profesionalisme dan keteguhan sikap dalam menghadapi tekanan publik. Perkembangan keduanya pun akan terus dinantikan, baik oleh penggemar hiburan maupun pencinta sepak bola.
Sumber Berita: BioBioChile, Mundo Deportivo, EFE, ADN Radio, dan laporan media olahraga Spanyol.
Penulis: Felipe Delgado
Editor: Redaksi Olahraga dan Hiburan
Menyampaikan apa yang harus disampaikan






