Gempa Magnitudo 6,1 Guncang Sumba Barat Daya, Kerusakan Meluas

Avatar Rizky

by

Published

Last update

1 menit

Read Time

Gempa Magnitudo 6,1 Guncang Sumba Barat Daya, Kerusakan Meluas

Foto: Istimewa

Gayatri Putri News – 04 Oktober 2026 | Gempa bumi berkekuatan magnitudo 6,1 mengguncang Kabupaten Sumba Barat Daya, Nusa Tenggara Timur, pada Minggu, 4 Oktober 2026, pukul 05.55 WIB. Guncangan kuat tersebut mengakibatkan kerusakan pada sejumlah bangunan rumah warga serta fasilitas sekolah di wilayah terdampak.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat pusat gempa berada di laut pada kedalaman 10 kilometer, berjarak 14 kilometer barat daya Kodi, Sumba Barat Daya. Titik koordinat guncangan berada di 9,70 Lintang Selatan dan 118,92 Bujur Timur. BMKG memastikan gempa ini tidak berpotensi memicu tsunami.

Guncangan gempa dirasakan hingga ke Kabupaten Sumba Barat dan Manggarai Barat dengan durasi sekitar satu menit. Berdasarkan catatan BMKG, aktivitas seismik ini merupakan gempa bumi terbesar yang melanda Indonesia dalam sepekan terakhir dari total 15 kali gempa yang dirasakan warga.

Dampak Kerusakan di Sumba Barat Daya

Gempa magnitudo 6,1 yang mengguncang Sumba Barat Daya menimbulkan kerusakan pada sejumlah infrastruktur. Berikut ringkasan dampak yang tercatat:

  • Kerusakan rumah warga di beberapa kecamatan sekitar Kodi.
  • Kerusakan fasilitas sekolah yang mengganggu kegiatan belajar mengajar.
  • Guncangan dirasakan kuat hingga ke Sumba Barat dan Manggarai Barat.

Data Guncangan Gempa

Parameter Keterangan
Magnitudo 6,1
Waktu Minggu, 4 Oktober 2026, 05.55 WIB
Pusat gempa Laut, 14 km barat daya Kodi, Sumba Barat Daya
Kedalaman 10 kilometer
Koordinat 9,70 LS dan 118,92 BT
Potensi tsunami Tidak berpotensi

Imbauan dan Antisipasi Warga

Masyarakat diimbau tetap tenang dan waspada terhadap kemungkinan gempa susulan. Warga yang tinggal di bangunan rusak disarankan mencari tempat aman sementara dan menghindari struktur bangunan yang berpotensi runtuh. Pemerintah daerah bersama instansi terkait diharapkan segera melakukan pendataan kerusakan serta menyalurkan bantuan bagi korban terdampak.