Gayatri Putri News – 04 Oktober 2026 | KOLKATA — Laga bersejarah antara India dan Brasil akhirnya tersaji di Vivekananda Yuba Bharati Krirangan, Salt Lake Stadium, Kolkata, Sabtu (3/10/2026). Dalam pertemuan pertama level senior antara kedua negara, India harus mengakui keunggulan Brasil dengan skor 4-0. Namun, di balik kekalahan tersebut, penampilan awal Blue Tigers mendapat apresiasi dari pelatih kepala Brasil, Carlo Ancelotti.
Jalannya Pertandingan: 27 Menit Pertahanan Rapat India
Sejak kick-off, anak asuh Khalid Jamil tampil disiplin dengan memadatkan lini tengah dan mencoba melancarkan serangan balik melalui Manvir Singh. Strategi itu berhasil menahan gempuran Brasil selama hampir setengah jam pertama. Kiper Gurpreet Singh Sandhu tampil gemilang dengan beberapa penyelamatan penting, sementara jebakan offside yang rapi membuat Vinicius Junior dan rekan-rekan kesulitan menembus kotak penalti.
Gol pembuka akhirnya datang pada menit ke-28 melalui aksi individu Estevao Willian. Pemain Chelsea itu menusuk dari sisi kanan, menciptakan ruang, lalu melepaskan tembakan kaki kiri keras ke tiang dekat. Gurpreet sempat menyentuh bola, tetapi tidak mampu menghalau laju si kulit bundar. Delapan menit sebelum turun minum, Estevao berubah peran menjadi pemberi umpan. Terobosan matangnya diselesaikan Pedro dengan tembakan rendah untuk membawa Brasil unggul 2-0.
Babak Kedua: Lino Cetak Brace, India Kehilangan Momentum
Memasuki babak kedua, Khalid Jamil melakukan sejumlah perubahan, termasuk memasukkan Prabhsukhan Singh Gill di bawah mistar untuk debut seniornya. India sempat menciptakan peluang emas. Manvir Singh memaksa kiper Brasil melakukan penyelamatan tajam, sementara sepakan Ryan Williams yang mengarah ke gawang berhasil dibuang pemain bertahan di garis gawang. Sayangnya, peluang-peluang itu tidak berbuah gol.
Pada menit ke-58, kesalahan umpan di lini pertahanan India dimanfaatkan Samuel Lino. Winger Flamengo itu melepaskan tembakan melengkung indah ke sudut jauh gawang, mengubah skor menjadi 3-0. Memasuki masa injury time, Lino kembali mencatatkan namanya di papan skor setelah melewati beberapa pemain bertahan India dan menaklukkan Gill pada menit ke-90+5. Skor akhir 4-0 untuk kemenangan Brasil.
Statistik Pertandingan
| Aspek | India | Brasil |
|---|---|---|
| Penguasaan Bola | 34,2% | 65,8% |
| Gol | 0 | 4 |
| Pencetak Gol | – | Estevao (28′), Pedro (42′), Lino (58′, 90+5′) |
| Pelatih | Khalid Jamil | Carlo Ancelotti |
Ancelotti Puji Organisasi Pertahanan India
Dalam sesi konferensi pers usai laga, Carlo Ancelotti memberikan pujian kepada India. Pelatih berusia 67 tahun itu menilai pasukan Blue Tigers tampil terorganisir dan berani melancarkan serangan balik.
“Mereka bertahan dengan baik, mereka terorganisir, dan mereka mencoba bermain serangan balik. Menurut saya mereka memainkan pertandingan yang bagus,” ujar Ancelotti.
Pelatih asal Italia itu juga mengakui timnya sempat kesulitan membuka keunggulan. Menurutnya, gol Estevao menjadi titik balik yang membuat Brasil bisa mengontrol permainan dengan lebih baik.
Kritik Pedas Bhaichung Bhutia
Di sisi lain, legenda sepak bola India, Bhaichung Bhutia, melontarkan kritik tajam terhadap keputusan All India Football Federation (AIFF) menggelar laga melawan Brasil. Bhutia yang juga duduk di komite eksekutif AIFF menyebut pertandingan ini sebagai sirkus dan tidak logis.
“Dari sudut pandang pemain atau penggemar, tentu semua orang ingin bermain melawan Brasil. Tapi apakah tugas federasi memberikan kesempatan itu, atau mengembangkan sepak bola untuk jangka panjang?” ujar Bhutia.
Ia mempertanyakan biaya besar yang dikeluarkan AIFF, yang disebut mencapai Rp50-60 crore, di tengah kondisi keuangan federasi yang mengalami defisit Rp14-16 crore. Bhutia juga menyoroti keputusan AIFF mundur dari FIFA ASEAN Cup, turnamen kompetitif yang seharusnya diikuti India bersama Indonesia, Singapura, dan Malaysia.
Menurutnya, India seharusnya meniru model Jepang, di mana J-League mendatangkan pemain dan pelatih Brasil untuk membangun fondasi sepak bola nasional, bukan sekadar menggelar laga pameran mahal.
Jadwal Selanjutnya: Uruguay Menanti
Kekalahan dari Brasil menjadi bagian dari rangkaian tiga laga uji coba India. Setelah menghadapi Panama dan Brasil, India masih memiliki satu pertandingan bergengsi melawan juara dunia dua kali, Uruguay. Pemerintah Bengal Barat bahkan telah mengumumkan tiket gratis untuk laga tersebut, memberikan harapan bagi India untuk bangkit dan meraih hasil positif.
Kesimpulan
Kekalahan 4-0 dari Brasil memang menyakitkan bagi India. Namun, penampilan disiplin di 27 menit pertama dan pujian dari Carlo Ancelotti menjadi modal berharga. Di sisi lain, kritik Bhaichung Bhutia menjadi pengingat bahwa pembangunan sepak bola nasional tidak boleh hanya berorientasi pada laga pameran semata. Laga melawan Uruguay menjadi ujian berikutnya bagi Blue Tigers untuk membuktikan bahwa mereka mampu bersaing di level internasional.
Sumber Berita: Jagran English, Paris Saint-Germain Official, Moneycontrol, Sports Tak, India Today
Penulis: Samannay Sen, Tim Redaksi Olahraga
Editor: Alan Jose John
Menyampaikan apa yang harus disampaikan






